5 Juni Memperingati Hari Apa? Berikut Daftarnya!

5 juni
HARI PENTING. Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang ditetapkan setiap 5 Juni, mengusung slogan Only One Earth (Hanya Satu Bumi). Hari ini dunia diingatkan akan bahaya nyata pencemaran lingkungan. (foto:ist)

inspirasinusantara.id — Ada beberapa perayaan penting pada hari Kamis, 5 Juni salah satunya adalah Alarm dari Bumi: Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

5 Juni menjadi tanggal penting bagi dunia. Bukan hanya sekadar angka dalam kalender, tetapi momentum global untuk menggaungkan isu lingkungan, kesehatan, hingga gaya hidup aktif.

5 Juni memperingati hari apa saja? 

Berikut ini beberapa hari peringatan pada (5/6/2025) :

1. Alarm dari Bumi: Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Dipicu oleh kekhawatiran global atas kerusakan alam yang semakin parah, Swedia mengusulkan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengadakan konferensi lingkungan pada 1968. Usulan tersebut akhirnya terealisasi lewat Konferensi Stockholm tahun 1972.

Dari forum tersebut lahirlah World Environment Day atau Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang ditetapkan setiap 5 Juni, mengusung slogan Only One Earth (Hanya Satu Bumi). Hari ini dunia diingatkan akan bahaya nyata pencemaran lingkungan.

Berdasarkan data National Today, polusi udara di kawasan Asia-Pasifik telah menyebabkan kematian sekitar 7 juta orang. Meski demikian, aktivitas manusia yang merusak lingkungan masih terus berlangsung.

Baca juga : 4 Juni Memperingati Hari Apa? Berikut Daftarnya!

2. Gerakan Dunia untuk Bergerak: Hari Lari Global

Tak hanya soal lingkungan, 5 Juni juga menjadi ajang kampanye hidup sehat lewat peringatan Hari Lari Global. Awalnya dikenal sebagai Hari Lari Nasional di Amerika Serikat pada 2009, momen ini berkembang menjadi perayaan internasional sejak 2016.

Baca juga : 5 Tempat Wisata Romantis di Sulsel, Bikin Cinta Makin Erat

Pada peringatan global pertamanya, lebih dari 2,5 juta orang dari 177 negara ikut ambil bagian. Tujuan utamanya sederhana: menggerakkan tubuh.

Lari, jalan santai bersama hewan peliharaan, hingga lomba maraton menjadi cara menyenangkan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan mental. Menariknya, Hari Lari Global juga digalakkan untuk anak-anak sebagai sarana memperkenalkan olahraga sejak dini.

3. Menghargai Ketangguhan: Hari Kesadaran Penyintas HIV Jangka Panjang

Di tengah kemajuan dunia medis, harapan hidup bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) kian meningkat. Namun tantangan tak serta-merta menghilang.

Menurut data dari HIV.gov, sebanyak 64% dari 1,1 juta ODHA di Amerika Serikat pada 2022 berusia di atas 45 tahun. Mereka menghadapi risiko penuaan dini, penyakit kronis, hingga stigma sosial.

Untuk menghormati perjuangan mereka, 5 Juni juga ditetapkan sebagai Hari Kesadaran Penyintas HIV Jangka Panjang. Tujuannya adalah untuk merayakan ketahanan hidup dan menyoroti pentingnya layanan kesehatan yang setara dan berkelanjutan bagi para penyintas.

4. Menjaga Laut dari Eksploitasi: Hari Internasional Melawan Penangkapan Ikan Ilegal

Tak ketinggalan, isu perikanan juga mendapat sorotan pada 5 Juni, lewat Hari Internasional Melawan Penangkapan Ikan Ilegal, yang mulai diperingati sejak 2018. Praktik penangkapan ikan ilegal merugikan ekosistem laut dan ketahanan pangan.

Meski banyak negara sudah menerapkan regulasi ketat, praktik curang ini masih sering terjadi. Melalui peringatan ini, dunia diajak untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga sumber daya laut secara berkelanjutan dan adil bagi seluruh umat manusia.

Dari bumi hingga laut, dari tubuh hingga komunitas, 5 Juni bukan hanya soal peringatan, tapi ajakan untuk bergerak, menjaga, dan menghargai kehidupan. (*/IN)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top