inspirasinusantara.id — Ada beberapa perayaan penting pada hari Kamis, 29 Mei salah satunya adalah Hari Kesehatan Pencernaan Sedunia: Sehat Dimulai dari Usus
Tanggal 29 Mei bukan sekadar angka dalam kalender. Di baliknya, tersimpan sejumlah peringatan penting yang merefleksikan nilai kemanusiaan, sejarah, kesehatan, dan spiritualitas yang mendalam.
29 Mei memperingati hari apa saja?
Berikut ini beberapa hari peringatan pada (29/5/2025) :
1. Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB
Setiap 29 Mei, dunia memperingati Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB, sebuah momen untuk menghargai jasa dan pengorbanan para personel yang tergabung dalam misi perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Sejak ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada 2002 atas inisiatif dari Ukraina, hari ini menjadi penghormatan abadi bagi lebih dari 4.200 penjaga perdamaian yang telah gugur demi melindungi warga sipil dan menegakkan stabilitas di wilayah konflik.
2.Hari Kesehatan Pencernaan Sedunia: Sehat Dimulai dari Usus
Di sisi lain, 29 Mei juga diperingati sebagai World Digestive Health Day. Sejak diluncurkan oleh World Gastroenterology Organization pada 2004, hari ini menjadi momentum penting dalam kampanye global menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Tema tahun ini, “Digestive Health: Make It a Priority,” mengajak masyarakat dunia menjadikan kesehatan pencernaan sebagai bagian penting dari gaya hidup. Edukasi soal mikrobioma, pola makan sehat, hingga deteksi dini penyakit pencernaan jadi fokus dalam berbagai kampanye yang digelar serentak di berbagai negara.
Baca juga : 28 Mei Memperingati Hari Apa? Berikut Daftarnya!
Baca juga : BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem 27-28 April 2025
3. Hari Everest Internasional: Mengenang Penaklukan Atap Dunia
Di dunia petualangan, 29 Mei menjadi momen bersejarah dengan diperingatinya Hari Everest Internasional. Tanggal ini menandai keberhasilan Tenzing Norgay dan Sir Edmund Hillary menaklukkan puncak tertinggi dunia, Gunung Everest, pada 29 Mei 1953.
Gunung yang dikenal sebagai Sagarmāthā di Nepal dan Chomolungma di Tibet ini bukan sekadar tantangan fisik, tetapi juga simbol ketangguhan manusia. Pemerintah Nepal menetapkan hari tersebut untuk mengenang pencapaian luar biasa ini, yang hingga kini terus menginspirasi generasi pendaki dan pecinta alam.
4. Hari Lanjut Usia Nasional: Menghargai Generasi Terdahulu
Di Indonesia, 29 Mei juga memiliki makna lokal yang kuat dengan diperingatinya Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN). Dicanangkan pertama kali oleh Presiden Soeharto pada 1996, HLUN bertujuan menumbuhkan rasa hormat dan kepedulian terhadap para lansia yang telah berjasa membangun bangsa.
Tanggal ini dipilih untuk mengenang peran Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat, Ketua BPUPKI yang memimpin sidang pertama perumus dasar negara Indonesia pada 29 Mei 1945.
5. Kenaikan Isa Almasih: Refleksi Spiritual Umat Kristiani
Tahun 2025, umat Kristiani akan merayakan Hari Kenaikan Isa Almasih pada tanggal 29 Mei, sesuai dengan SKB 3 Menteri. Peristiwa ini memperingati saat Yesus Kristus naik ke surga, 40 hari setelah kebangkitan-Nya di Hari Paskah.
Kenaikan ini merupakan simbol selesainya misi Yesus di bumi dan menjadi awal dari tugas para rasul menyebarkan kabar baik ke seluruh penjuru dunia, sebagaimana tertulis dalam Kitab Perjanjian Baru.
Dari damai dunia hingga spiritualitas, dari kesehatan hingga sejarah kemanusiaan 29 Mei mengajarkan bahwa setiap aspek kehidupan saling terhubung dan layak untuk dihargai serta direnungkan bersama. (*/IN)