MAKASSAR, inspirasinusantara.id – Laga panas akan tersaji di Stadion BJ Habibie, Parepare, saat PSM Makassar menjamu Malut United pada lanjutan Super League 2025/2026, Minggu, 21 Desember 2025. Duel ini menjadi sangat menarik karena mempertemukan dua tim yang sama-sama membawa catatan unbeaten run atau tak terkalahkan dari lima pertandingan terakhir mereka.
Data statistik dari lima laga terakhir menunjukkan bahwa baik Juku Eja maupun Malut United memiliki performa yang identik dan stabil, yakni sama-sama mencatatkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Tren positif ini menjadikan pertemuan keduanya sebagai ujian sejati siapa yang lebih layak memutus rantai tak terkalahkan tersebut.
PSM Tak Terkalahkan dalam H2H dan Lima Laga Terakhir
PSM Makassar datang dengan kepercayaan diri ganda. Selain tren positif di lima laga terbaru (termasuk hasil 1-1 kontra Persebaya dan kemenangan 4-3 atas Persis), PSM juga memegang rekor head-to-head(H2H) yang superior melawan Malut United.
Dari dua pertemuan terakhir di Liga 1:
- PSM Makassar unggul 3-2 atas Malut United pada 10 Mei 2025.
- Hasil imbang 2-2 terjadi pada pertemuan 17 Desember 2024.
Dengan catatan satu kemenangan dan satu hasil seri dari dua laga, PSM Makassar belum pernah menelan kekalahan dari Malut United. Ini menjadi modal psikologis penting bagi skuad asuhan Tomas Trucha.
Di sisi lain, Malut United juga menunjukkan grafik menanjak. Mereka berhasil menahan imbang Arema FC 1-1 dan meraih kemenangan penting 2-1 di kandang Persijap, membuktikan bahwa mereka bukan lawan yang mudah ditaklukkan.
Ujian Krisis Skuad: Rekor Superior PSM Terancam
Namun, tren superior PSM terancam oleh masalah internal. Meskipun rekor historis memihak Juku Eja, PSM Makassar harus bertarung dalam kondisi pincang. Tim dipastikan tampil tanpa tiga pemain kunci, yang memaksa pelatih Trucha melakukan rotasi darurat.
Tiga pemain yang absen adalah:
- Lucas Dias (Gelandang), absen karena urusan pribadi (kembali ke Ceko).
- Aloisio Neto Soares (Bek), absen karena akumulasi kartu kuning.
- Akbar Tanjung (Bek), absen karena sanksi kartu merah yang diterimanya saat melawan Persebaya.
Kehilangan dua pemain belakang secara bersamaan memaksa pelatih Trucha mengandalkan duet Syahrul Lasinari dan Daffa Salman di lini pertahanan.
Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim, mengakui tantangan berat ini, namun menegaskan bahwa tim Juku Eja tetap bertekad menjaga performa.
“Tantangan besar memang menanti, tetapi PSM tetap percaya diri dan fokus. Meskipun kondisi skuad tidak sempurna, kami akan berusaha menjaga ritme dan mental bertanding agar dapat meraih hasil positif,” tegas Sulaiman.
Laga ini akan menjadi pembuktian, apakah rekor H2H PSM Makassar yang superior mampu dipertahankan, atau justru krisis pemain menjadi celah yang dimanfaatkan oleh Malut United untuk memutus tren tak terkalahkan PSM. (*/IN)