Nubia Hadirkan V80 Max dan A76 Dukung Ekonomi Digital

JAKARTA, inspirasinusantara.id – Dinamika ekonomi digital di wilayah perkotaan menuntut kesiapan infrastruktur personal yang tangguh bagi para pelakunya. Menanggapi kebutuhan tersebut, ZTE melalui brand nubia resmi memperkenalkan seri V80 Max dan A76 5G di pasar Indonesia pada akhir Januari 2026. Langkah ini menandai pergeseran fokus teknologi dari sekadar aspek estetika menuju reliabilitas fungsi untuk menunjang produktivitas warga di ruang terbuka.

Fokus utama pada seri V80 Max terletak pada standar durabilitas fisik yang dirancang untuk menekan kerentanan perangkat saat digunakan dalam mobilitas tinggi. Ponsel ini memiliki sertifikasi ketahanan jatuh dari ketinggian hingga 1,8 meter. Spesifikasi ini menjadi sangat relevan bagi pekerja lapangan, seperti pengemudi transportasi daring dan kurir logistik, yang sering menghadapi risiko kerusakan perangkat akibat benturan di medan jalan raya.

Country Manager ZTE Mobile Devices Indonesia, Chen Xinyu, menyatakan bahwa standar ketahanan tersebut merupakan upaya perusahaan untuk membantu menekan biaya operasional pengguna akibat kerusakan fisik. Kami ingin masyarakat tidak perlu merasa khawatir lagi saat menggunakan ponsel di medan kerja yang menantang berkat adanya sertifikasi ketahanan jatuh ini, ujarnya saat menjelaskan tujuan pengembangan produk tersebut.

Selain ketahanan fisik, aspek keberlanjutan fungsional juga menjadi perhatian. Nubia V80 Max dilengkapi baterai berkapasitas 6.000 mAh dengan teknologi kesehatan daya yang diklaim mampu bertahan hingga empat tahun penggunaan. Langkah teknis ini bertujuan memperpanjang siklus hidup perangkat, sehingga warga dapat menghemat pengeluaran jangka panjang untuk penggantian baterai atau unit baru.

Tantangan konektivitas di kawasan urban yang padat bangunan coba diatasi melalui nubia A76 5G. Perangkat ini mengintegrasikan teknologi Link Booster dan GPS Turbo untuk menjaga akurasi navigasi tetap presisi. Inovasi ini krusial bagi layanan jasa berbasis lokasi agar tetap sinkron meski berada di area urban canyon atau kawasan yang dikelilingi gedung tinggi yang biasanya menghalangi stabilitas sinyal.

Chen Xinyu menekankan bahwa akses data yang stabil pada jaringan 5G kini telah menjadi kebutuhan pokok dalam ekosistem jasa digital. Melalui koneksi yang konsisten, hambatan komunikasi saat menjalankan aplikasi pekerjaan dapat dikurangi sehingga potensi pendapatan harian pengguna tidak terganggu oleh kendala teknis jaringan, jelasnya lebih lanjut mengenai relevansi fitur tersebut bagi produktivitas warga.

Kedua perangkat ini dipasarkan dengan harga di bawah dua juta rupiah, yakni Rp1.899.000 untuk seri V80 Max dan Rp1.999.000 untuk seri A76 5G. Penentuan harga ini merupakan bagian dari upaya demokratisasi teknologi agar perangkat dengan ketahanan tinggi dapat dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat sebagai instrumen penunjang ekonomi yang andal di tengah dinamika pembangunan kota.(jmi/IN)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top