Inspirasinusantara.id — Google resmi memperkenalkan layanan berlangganan baru yang menyasar pengguna premium dengan menghadirkan teknologi kecerdasan buatan (AI) paling mutakhir miliknya.
Diumumkan dalam ajang tahunan Google I/O pada hari Selasa, paket ini dinamakan “Google AI Ultra” dan ditawarkan dengan harga $249,99 per bulan. Paket ini dirancang untuk para pengguna yang ingin berada di garis depan inovasi AI.
“Ini untuk para pelopor, pionir, mereka yang menginginkan AI mutakhir dari Google,” ujar Josh Woodward, kepala inkubator produk Google Labs dan aplikasi Gemini. “Anda dapat menganggap paket Ultra ini sebagai tiket VIP Anda untuk Google AI.”
Dengan langganan ini, pengguna mendapatkan batasan penggunaan tertinggi, akses ke model AI terbaru, serta fitur premium termasuk akses awal ke produk eksperimental dan langganan YouTube Premium. Selain itu, pelanggan juga memperoleh kapasitas penyimpanan besar sebesar 30 terabyte.
Dilansir dari CNBC, langkah ini merupakan bagian dari strategi Google dalam memonetisasi produk AI serta mendiversifikasi pendapatan di tengah perlambatan pertumbuhan sektor iklan digital. Perusahaan menghadapi tekanan dari persaingan, termasuk dari OpenAI yang lebih dulu meluncurkan ChatGPT Pro seharga $200 per bulan.
Google AI Ultra juga menyertakan fitur unggulan seperti Gemini 2.5 Pro “DeepThink”, yang dirancang untuk riset mendalam, Flow sebagai alat pembuatan film berbasis AI, serta Notebook LM, alat yang mengubah catatan menjadi podcast dengan kapasitas maksimal.
Tak hanya itu, pelanggan akan mendapat akses ke proyek-proyek eksperimental seperti Project Mariner, agen AI yang mampu menangani hingga 10 tugas secara bersamaan, serta akses awal ke Veo 3, teknologi pembuatan video terbaru dari Google.
Layanan Google AI Ultra belum tersedia di Indonesia dan akan diluncurkan secara bertahap ke negara lain dalam beberapa bulan ke depan. (*/IN)