MAKASSAR, inspirasinusantara.id – Xiaomi mulai menggulirkan pembaruan sistem operasi HyperOS3 ke sejumlah ponsel flagship generasi lama. Kebijakan ini menunjukkan bahwa perangkat lama masih diposisikan relevan dan layak digunakan di tengah cepatnya siklus pergantian ponsel pintar. Pembaruan HyperOS3 dilaporkan sudah diterima oleh beberapa model flagship Xiaomi dari generasi sebelumnya, termasuk sejumlah perangkat di lini Redmi. Distribusi dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah, sehingga tidak semua pengguna memperoleh pembaruan pada waktu yang bersamaan. Untuk perangkat lawas, HyperOS3 tetap berbasis Android 15. Xiaomi memilih pendekatan ini agar peningkatan sistem dapat berjalan optimal tanpa membebani spesifikasi perangkat yang sudah tidak tergolong baru. Fokus utama pembaruan diarahkan pada stabilitas sistem dan efisiensi performa untuk penggunaan harian.
Xiaomi dalam keterangan resminya menyatakan bahwa pembaruan ini dirancang untuk menjaga pengalaman pengguna. “HyperOS3 dikembangkan agar perangkat tetap responsif, stabil, dan nyaman digunakan, meskipun bukan lagi model terbaru,” ujar Xiaomi dalam pernyataan resminya. Kebijakan tersebut dinilai berdampak langsung pada pola konsumsi pengguna. Dengan hadirnya HyperOS3 di ponsel lama, pengguna tidak lagi harus mengganti perangkat hanya untuk mendapatkan sistem operasi terbaru. Bagi konsumen, pembaruan ini memberi pilihan rasional antara bertahan dengan perangkat lama atau membeli ponsel baru.
Dari sisi produsen, langkah ini juga memiliki nilai strategis. Pengamat industri teknologi menilai dukungan HyperOS3 pada ponsel lama dapat menjaga loyalitas pengguna. Menurutnya, pendekatan tersebut memperkuat kepercayaan publik bahwa Xiaomi tidak semata mendorong siklus pembelian baru, tetapi juga memperpanjang usia pakai perangkat.
Meski demikian, Xiaomi mengakui bahwa proses distribusi HyperOS3 dilakukan secara bertahap. Perusahaan belum merinci jadwal pembaruan untuk seluruh wilayah. “Rollout dilakukan secara gradual demi menjaga stabilitas sistem dan kualitas pengalaman pengguna,” jelas Xiaomi. Dengan membawa HyperOS3 ke flagship lawas, Xiaomi memposisikan pembaruan perangkat lunak sebagai bagian dari solusi di pasar ponsel yang kian jenuh. Bagi pengguna, kebijakan ini mempertegas bahwa keberlanjutan dukungan sistem dapat menjadi alternatif penting selain mengganti perangkat.(jmi/IN)