inspirasinusantara.id — Tak hanya menggugah selera, kuliner khas Sulsel ternyata menyimpan manfaat luar biasa untuk kesehatan dan umur panjang.
Banyak orang berburu resep panjang umur dengan beragam cara dari olahraga intens, meditasi, hingga konsumsi suplemen mahal. Namun, siapa sangka jawabannya bisa jadi sudah hadir sejak lama di dapur nenek moyang kita, khususnya dalam kuliner khas Sulawesi Selatan.
Sulawesi Selatan tak hanya dikenal karena budayanya yang kuat, tapi juga kuliner khas yang kaya gizi. Beberapa di antaranya memiliki kesamaan dengan pola makan Mediterania dan Jepang dua gaya hidup sehat yang diakui dunia dalam mendukung umur panjang.
Dikutip dari American Heart Association, pola makan Mediterania berfokus pada konsumsi buah, sayur, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan ikan sebagai sumber protein utama, serta membatasi gula dan daging merah. Sementara itu, European Journal of Clinical Nutrition (2020) menyebut pola makan Jepang sebagai rendah daging merah, tinggi ikan, dan berbasis makanan alami tanpa pemanis tambahan.
Menariknya, sejumlah kuliner khas Sulsel seperti Lawa bale khas Palopo atau papiong ika juga mencerminkan prinsip serupa mengandalkan bahan segar, minim pengolahan berlebihan, dan kaya akan rempah alami yang tidak hanya lezat tapi juga menyehatkan.
Kuliner khas Sulsel seperti berikut ini ternyata punya prinsip yang sama:
1. Ikan Parappe
Sajian ini menggunakan ikan segar yang dimasak dengan rempah-rempah alami seperti bawang merah, bawang putih, dan kemiri. Kandungan omega-3 dari ikannya berperan menjaga kesehatan jantung dan otak. Tanpa santan dan tanpa gula, hidangan ini cocok masuk daftar makanan sehat harian.
2. Ikan Pallumara
Dimasak dengan kuah asam segar dari belimbing wuluh atau jeruk nipis, Pallumara menjadi pilihan ideal bagi pencinta rasa segar yang sehat. Tingginya kandungan protein dari ikan dan antioksidan dari rempah-rempah lokal membantu meningkatkan kekebalan tubuh.
Baca juga : Kuliner Khas Enrekang : Wangi Seperti Mantra, Sehat Seperti Obat
3. Papiong Ikan
Papiong Ikan adalah hidangan ikan berbumbu lengkap yang dibungkus dengan daun pisang, lalu dimasak di dalam bambu di atas bara api.
Teknik memasak ini mirip dengan metode slow-cooked fish ala Jepang, yang menjaga kandungan nutrisi tetap utuh. Rasanya memiliki sentuhan smoky alami, rendah lemak, dan tinggi protein.
4. Lawa Bale
Mirip dengan sashimi khas Jepang, Lawa Bale adalah campuran ikan mentah segar dengan parutan kelapa, jeruk nipis, dan daun-daun aromatik seperti kemangi. Rasanya segar, bergizi tinggi, dan rendah kalori. Kombinasi protein dan lemak sehat dari kelapa menjadikan Lawa Bale pilihan cerdas bagi yang ingin tetap bugar.
5. Juku Pallu Ce’la
Hidangan berbahan dasar ikan yang dimasak dengan bumbu sederhana namun pedas ini menghindari penggunaan santan dan gula. Kandungan proteinnya tinggi, sementara rasa pedas dari cabai membantu mempercepat metabolisme tubuh.
Menerapkan pola makan sehat tak harus mahal atau jauh dari budaya sendiri. Justru, warisan kuliner khas seperti yang ada di Sulawesi Selatan bisa menjadi jawaban alami untuk hidup lebih sehat dan panjang umur.
Sebelum melirik makanan impor, mungkin sudah saatnya kita kembali ke dapur nenek di sanalah hidup sehat dimulai. (*/IN)