MAKASSAR,inspirasinusantara.id-Kohesi sosial di kota besar seperti Makassar menghadapi tantangan seiring meningkatnya mobilitas warga dan berkurangnya ruang interaksi lintas komunitas. Minimnya ruang silaturahmi kerap membuat jejaring sosial yang terbentuk sejak lama tidak terkelola secara berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan pentingnya menjaga kebersamaan lintas komunitas alumni sebagai bagian dari penguatan modal sosial perkotaan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Bazar Road to Reuni Putih Abu-Abu Angkatan 93 Se-Kota Makassar, Minggu (1/2/2026), sebagai rangkaian persiapan menuju reuni akbar yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Maret 2026.
Munafri menyampaikan bahwa kegiatan bazar bukan sekadar agenda teknis menjelang reuni, tetapi menjadi ruang konsolidasi dan silaturahmi lintas sekolah yang memiliki nilai sosial jangka panjang bagi kota.
“Yang paling penting dari kegiatan seperti ini adalah kebersamaan. Ini acara kita semua, bukan milik satu orang atau satu sekolah. Semua alumni Angkatan 93 punya ruang dan peran yang sama,” ujar Munafri Arifuddin.
Ia mengapresiasi keterlibatan alumni yang secara sukarela berkontribusi melalui waktu, tenaga, dan gagasan. Menurut Munafri, semangat gotong royong yang terbangun mencerminkan kuatnya rasa memiliki dan tanggung jawab kolektif sebagai satu angkatan.
Secara tidak langsung, Munafri Arifuddin juga menekankan pentingnya komunikasi dan pengelolaan dinamika internal dalam kegiatan berbasis komunitas. Ia mengingatkan agar perbedaan pandangan yang muncul dapat diselesaikan secara kekeluargaan demi menjaga tujuan bersama.
“Acara ini harus kita nikmati bersama. Jangan sampai hal-hal kecil justru mengganggu kebersamaan yang sudah kita bangun,” tuturnya.
Selain aspek kebersamaan, Munafri turut mengingatkan kesiapan fisik dan kesehatan para alumni menjelang pelaksanaan reuni, terlebih kegiatan tersebut berdekatan dengan bulan Ramadan. Ia berharap seluruh rangkaian acara dapat diikuti secara optimal oleh para alumni.
Bazar Road to Reuni Putih Abu-Abu Angkatan 93 Se-Kota Makassar sendiri menjadi momentum penguatan ikatan emosional alumni SMA, SMK, STM, dan MAN lintas sekolah dalam semangat Satu Kota Satu Cerita, The Power of Putih Abu-Abu.
Ke depan, keterlibatan aktif komunitas alumni seperti ini dinilai berpotensi memperkuat jejaring sosial warga, membuka ruang kolaborasi lintas profesi, serta mendukung ekosistem sosial yang lebih solid di Makassar. Tantangannya terletak pada keberlanjutan komunikasi dan pemanfaatan modal sosial tersebut agar tetap memberi kontribusi positif bagi kehidupan perkotaan di masa mendatang.(*/IN)