MAKASSAR,inspirasinusantara.id — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat proses pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan kembar di kawasan Barombong, Kecamatan Tamalate, sebagai bagian dari proyek strategis peningkatan konektivitas wilayah.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau lokasi pembangunan pada Selasa (7/4/2026) untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Hari ini kami turun langsung melihat progres pembebasan lahan untuk jembatan Barombong agar bisa mengurai kemacetan arus lalu lintas di wilayah ini,” ujarnya.
Munafri menegaskan, proses pembebasan lahan ditargetkan rampung paling lambat Juni 2026. Pemerintah kota telah membentuk tim pengadaan tanah, menunjuk tim appraisal untuk menentukan nilai ganti rugi secara objektif, serta melakukan verifikasi menyeluruh terhadap legalitas kepemilikan lahan masyarakat.
Tahapan yang dilakukan meliputi negosiasi dengan pemilik lahan hingga pembayaran ganti rugi, dengan memastikan seluruh proses berjalan transparan dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan bersama Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi Selatan guna memastikan titik koordinat pembangunan sesuai dengan desain akhir yang telah disusun.
“Koordinat pembangunan harus benar-benar sesuai dengan desain akhir dari pihak provinsi agar tidak terjadi kendala teknis di kemudian hari,” jelasnya.
Proyek jembatan kembar Barombong melibatkan kolaborasi lintas pemerintah, mulai dari Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, hingga Balai Jalan Nasional dan pihak pengembang terkait.
Setelah proses pembebasan lahan dinyatakan tuntas, pembangunan fisik jembatan akan dilanjutkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Munafri menyebut, Pemerintah Kota Makassar berperan sebagai pihak pendukung, khususnya dalam penyediaan lahan sebagai fondasi utama pembangunan infrastruktur tersebut.
“Kita di kota menjadi supporting dalam pembebasan lahan, dan mudah-mudahan bisa kita selesaikan pada bulan Juni,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa proyek Jembatan Barombong telah masuk dalam daftar prioritas di tingkat Kementerian Pekerjaan Umum.
Dengan percepatan yang terus dilakukan, pembangunan jembatan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi kemacetan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Makassar dan sekitarnya. (*/IN)