Optimalisasi Potensi Madu Lokal Melalui Inovasi Produk Permen Madu

Desa Laiya Kecamatan cenrana memiliki berbagai potensi sumber daya alam yang dapat mendorong peningkatan kesejahteraan Masyarakat. salah satu potensi unggulan desa ini adalah madu lokal yang di hasilkan oleh warga, selama ini Masyarakat Desa Laiya umumnya menjual madu dalam bentuk mentah tanpa melalui proses pengolahan lanjutan. Kondisi tersebut membuat nilai jual madu masih terbatas dan peluang ekonomi yang lebih besar belum di manfaatkan secara optimal.

Melihat Potensi tersebut, mahasiswa bernama Anggri Purnama Sari dari Fakultas Kehutanan melaksanakan program kerja individu bertajuk “Optimalisasi Potensi Madu Lokal melalui Inovasi Produk Permen Madu”. Program ini bertujuan untuk meningkatkankan nilai tambah madu lokal melalui inovasi produk olahan yang sederhana, mudah dibuat, dan memiliki peluang pasar yang lebih luas. Mahasiswa merancang program kerja ini sebagai bentuk pemberdayaan Masyarakat agar mampu mengelola  potonsi desa secara mandiri dan berkelanjutan

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memilih metode demonstrasi langsung kepada warga Desa Laiya. Melalui metode ini, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi secara teori, tetapi juga memperagakan secara langsung cara pembuatan permen madu, Dengan melihat dan mengikuti proses secara nyata, warga di harapkan dapat lebih muda memahami setiap tahapan serta menerapkannya secara mandiri di rumah.

Kegiatan di mulai dengan pemaparan singkat mengenai potensi madu lokal Desa Laiya. Mahasiswa menjelaskan bahwa madu tidak hanya berfungsi sebagai pemanis alami, tetapi juga memimiliki manfaat Kesehatan, seperti membantu menjaga daya tahan tubuh dan menjadi sumber energi alami. Selain itu mahasiswa juga menyampaikan bahwa pengolahan madu menjadi produk turunan dapat meningkatkan nilai jual serta mebuka peluang usaha baru bagi Masyarakat.

Mahasiswa kemudian menjelaskan alasan pemilihan permen madu sebagai produk inovasi. Permen menjadi salah satu produk yang banyak di minati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak anak hingga orang dewasa. Selain itu proses pembuatannya yang relatif mudah, bahan bahan yang di gunakan muda di peroleh dan peralatan yang di butuhkan tidak rumit. Pertimbangan tersebut menjadikan permen madu sebagai produk yang sangat memungkinkan untuk di kembangkan sebagai usaha rumahan oleh Masyarakat Desa Laiya.

Sesi utama kegiatan di mulai dengan mendemonstrasikan secara langsung proses pembuatan permen madu mulai dari menyiapkan bahan bahan yang di perlukan, hingga permen siap untuk di konsumsi, selama kegiatan berlangsung, warga tampak antusias dan memperhatikan setiap Langkah yang di peragakan.

Selain menjelaskan proses pembuatan, mahasiswa juga memberikan Gambaran sederhana mengenai peluang pemasaran produk permen madu. Warga dapat memasarkan produk tersebut di lingkungan sekitar desa, pada kegiatan tertentu, maupun melalui media sosial. Dengan kemasan yang menarik dan kualitas produk yang baik, permen madu berpotensi menjadi salah satu produk unggulan Desa Laiya.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari Masyarakat Desa Laiya. Warga menilai bahwa inovasi pengolahan madu menjadi permen merupakan ide yang kreatif dan mudah di terapkan. Beberapa warga bahkan menyampaikan minat untuk untuk mencoba membuat permen tersebut secara mandiri.

Melalui program kerja “Optimalisasi potensi madu lokal melalui Inovasi Produk Permen Madu” mahasiswa berharap Masyarakat Desa Laiya, Kecamatan Cenrana dapat semakin sadar akan potensi lokal yang dimiliki. Inovasi sederhana seperti permen madu dapat menjadi Langkah awal dalam meningkatkan nilai ekonomi madu serta dapat memberikan kontribisi nyata terhadap peningkatan penadapatan dan kesejahteraan Masyarakat secara berkelanjutan.(*/IN)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top