MAKASSAR,inspirasinusantara.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melanjutkan pekerjaan peningkatan infrastruktur jalan ke ruas Jalan Aroepala, setelah sebelumnya melakukan penanganan di Jalan Hertasning.
Pantauan di lapangan, Senin (6/4/2026), aktivitas lalu lintas tetap berjalan di tengah proses perbaikan yang kini memasuki tahap pengerukan dan perataan badan jalan. Sejumlah alat berat seperti excavator dan mesin pemadat dikerahkan guna mempercepat pekerjaan.
Area proyek ditandai dengan pemasangan kerucut lalu lintas untuk membatasi jalur kendaraan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan. Selama proses berlangsung, arus kendaraan diberlakukan sistem buka-tutup dengan satu jalur secara bergantian.
Petugas di lokasi tampak aktif mengatur lalu lintas agar kendaraan roda dua maupun roda empat tetap dapat melintas dengan aman di sisi jalan yang tidak sedang dikerjakan.
Program ini merupakan bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.
Pembangunan dilakukan melalui skema Multi Years Contract (MYC) dalam program Multi Years Project (MYP) yang dibiayai melalui APBD.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, menjelaskan bahwa penanganan ruas Jalan Aroepala bertujuan meningkatkan kualitas permukaan jalan yang sebelumnya mengalami penurunan kondisi.
“Pekerjaan yang dilakukan saat ini berupa perbaikan lapisan perkerasan jalan, dimulai dari pengupasan aspal lama, perataan badan jalan, hingga nantinya dilakukan pengaspalan kembali,” ujarnya.
Ia menambahkan, Jalan Aroepala merupakan salah satu jalur dengan volume kendaraan tinggi di Makassar sehingga membutuhkan penanganan preservasi secara bertahap. Ruas ini juga terhubung langsung dengan Jalan Hertasning yang lebih dahulu dikerjakan.
Rosyadi menegaskan, selama proses pekerjaan, pihak kontraktor diminta memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal guna meminimalkan gangguan bagi pengguna jalan.
“Kami tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Karena itu, di lapangan dipasang rambu dan pembatas jalur agar pengendara dapat melintas dengan aman,” jelasnya.
Pemprov Sulsel menargetkan peningkatan kualitas jalan ini dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi logistik di kawasan perkotaan.
Pengerjaan dilakukan secara bertahap dalam beberapa paket, dengan harapan kondisi jalan menjadi lebih nyaman, aman, dan berkelanjutan. (*/IN)