Sarabba, Minuman Tradisional Sulsel Penjaga Hangat di Musim Hujan

MAKASSAR,inspirasinusantara.id-Hujan yang masih kerap mengguyur wilayah Sulawesi Selatan dalam beberapa pekan terakhir mendorong masyarakat mencari asupan yang dapat menjaga suhu tubuh dan daya tahan. Di tengah kondisi cuaca lembap dan dingin, minuman tradisional sarabba kembali menjadi pilihan warga sebagai penghangat alami.

Sarabba merupakan minuman khas Sulawesi Selatan berbahan dasar jahe, gula aren, santan, dan rempah-rempah seperti lada hitam. Minuman ini banyak dijumpai di Makassar dan wilayah sekitarnya, terutama saat malam hari dan musim hujan.

jahe sebagai bahan utama sarabba memiliki efek menghangatkan tubuh, sementara gula aren dan santan memberi energi tambahan. Kombinasi tersebut membuat sarabba diminum tidak hanya untuk mengusir dingin, tetapi juga menjaga stamina.

Sarabba umumnya disajikan hangat dan dikonsumsi pada malam hari atau pagi saat suhu udara menurun. Selain dijual oleh pedagang kaki lima, minuman ini juga mulai diadaptasi oleh pelaku UMKM dalam bentuk kemasan siap seduh.

Di tengah musim hujan, keberadaan sarabba tidak hanya berfungsi sebagai penghangat tubuh, tetapi juga menjaga keberlanjutan kuliner tradisional Sulawesi Selatan. Tantangannya ke depan adalah menjaga kualitas bahan dan proses pembuatan agar nilai kesehatan dan cita rasa khasnya tetap terjaga, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap minuman berbasis rempah.(yy/IN)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top