MAKASSAR, Inspirasinusantara.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah fasilitas layanan publik di Kecamatan Tamalate, Selasa pagi, 27 Mei 2025.
Tur mendadak itu mencakup Kantor Camat Tamalate, dua kantor kelurahan di Barombong dan Sambung Jawa, serta Puskesmas dan SDN Barombong.
Baca juga: BMKG: 11% Wilayah Masuki Kemarau, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai
“Pagi ini saya mulai dari Kantor Camat, lalu ke Kantor Lurah Barombong dan Sambung Jawa. Kami juga menyempatkan meninjau puskesmas dan sekolah dasar,” ujar Munafri, yang akrab disapa Appi, usai sidak.
Baca juga: Perubahan Iklim Kota Semakin Nyata: Ini 10 Tandanya yang Muncul
Sidak dilakukan untuk menilai langsung kualitas layanan dan kinerja aparatur sipil negara di lapangan.
Appi menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari evaluasi rutin sekaligus bentuk komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan kepercayaan publik.
“Semua perangkat pelayanan publik harus benar-benar hadir melayani. Bukan sekadar hadir secara fisik, tapi juga melayani secara optimal,” tegasnya.
Dari pemantauan di lapangan, Munafri mencatat sejumlah persoalan. Beberapa fasilitas dinilai belum memadai dan membutuhkan perbaikan segera.
Ia juga menyoroti persoalan kedisiplinan dan tampilan fisik kantor pelayanan yang dinilai belum mencerminkan standar pelayanan yang baik.
“Kami mendapati fasilitas di beberapa titik perlu perhatian ekstra. Termasuk soal kebersihan dan kerapian lingkungan kantor. Ini bagian dari wajah pemerintah yang harus ditata lebih baik,” kata dia.
Ia menekankan bahwa kantor pelayanan publik semestinya menjadi ruang yang bersih, sehat, dan nyaman—bukan hanya bagi pegawai, tetapi juga masyarakat yang datang mengakses layanan.
Selain infrastruktur, Appi menaruh perhatian pada aspek responsivitas dan keramahan pelayanan.
Ia menilai masih ada ruang besar untuk perbaikan, terutama dalam membangun sistem pelayanan yang cepat dan tanggap terhadap kebutuhan warga.
“Tugas kita adalah terus memperbaiki sistem pelayanan publik agar makin profesional dan responsif,” ujarnya.
Inspeksi ini akan menjadi bahan evaluasi internal bagi Pemerintah Kota Makassar.
Munafri menyebut, hasil sidak akan ditindaklanjuti dengan perbaikan teknis serta pembinaan terhadap aparatur yang kinerjanya belum memenuhi ekspektasi publik. (*)