13 Juni Memperingati Hari Apa? Berikut Daftarnya!

13 juni
ALBINISME. Kondisi langka yang diturunkan secara genetik ini menyebabkan penderitanya memiliki kulit, rambut, dan mata yang sangat terang akibat minimnya pigmentasi. (foto:ist)

inspirasinusantara.id — Ada beberapa perayaan penting pada hari Jumat, 13 Juni salah satunya adalah Hari Kesadaran Albinisme Internasional: Lawan Diskriminasi, Rangkul Keberanian.

Tanggal 13 Juni setiap tahunnya menjadi momen penuh makna yang merangkul keberagaman, kesehatan, olahraga, hingga kontemplasi diri.

13 Juni memperingati hari apa saja? 

Berikut ini beberapa hari peringatan pada (13/6/2025) :

1. Hari Kesadaran Albinisme Internasional: Lawan Diskriminasi, Rangkul Keberanian

Hari Kesadaran Albinisme Internasional yang diperingati setiap 13 Juni ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai upaya global untuk melawan diskriminasi terhadap individu dengan albinisme. Kondisi langka yang diturunkan secara genetik ini menyebabkan penderitanya memiliki kulit, rambut, dan mata yang sangat terang akibat minimnya pigmentasi.

Albinisme tidak mengenal batas etnis atau gender. Namun, para pengidapnya kerap menghadapi tantangan besar, mulai dari gangguan penglihatan hingga risiko tinggi terhadap kanker kulit akibat sensitivitas terhadap sinar matahari.

Melalui peringatan ini, PBB terus mengangkat kisah dan pencapaian para penyandang albinisme, mempertegas bahwa mereka mampu menjalani hidup penuh makna dan produktivitas.

2. Hari Softball Sedunia: Mengayun Semangat, Menyatukan Dunia

Hari Softball Sedunia juga jatuh pada tanggal 13 Juni, memperingati olahraga yang telah dimainkan oleh lebih dari 30 juta orang di berbagai penjuru dunia. Sejak pertama kali dirayakan pada 2005, hari ini bertujuan untuk mempromosikan softball sebagai olahraga yang tidak hanya mengasah fisik, tetapi juga membangun nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

Baca juga : 12 Juni Memperingati Hari Apa? Berikut Daftarnya!

Peringatan ini mendorong kaum muda, baik perempuan maupun laki-laki, untuk menjadikan olahraga sebagai sarana pemberdayaan dan pembentukan karakter. Dengan akar kuat di Amerika Serikat, softball terus berkembang menjadi simbol integrasi sosial dan semangat komunitas lintas negara.

3. Hari Santo Antonius: Pelindung Barang Hilang dan Pembela Kaum Lemah

Umat Katolik di seluruh dunia memperingati 13 Juni sebagai Hari Santo Antonius dari Padua, seorang imam yang dikenang karena dedikasinya kepada kaum miskin dan sakit. Dikenal lewat khotbah yang menyentuh dan pengetahuannya yang mendalam tentang kitab suci, Santo Antonius menjadi salah satu orang kudus yang paling cepat dikanonisasi dalam sejarah.

Ia dihormati sebagai pelindung barang-barang yang hilang, dan dipercaya telah melakukan banyak mukjizat. Hingga kini, namanya dikenang di berbagai belahan dunia, terutama di Lisbon dan Padua, tempat ia dianggap sebagai santo pelindung.

4. National Hermit Week: Rayakan Kesendirian, Temukan Ketenangan

Tidak hanya peringatan sosial dan spiritual, 13 Juni juga menjadi awal dari National Hermit Week yang berlangsung hingga 20 Juni. Pekan ini dirancang untuk menghormati dan merayakan pentingnya waktu menyendiri—sebuah jeda dari hiruk-pikuk kehidupan modern.

Digagas oleh Dr. Eleece Jel pada 1996, pekan ini mendorong individu untuk merawat diri melalui aktivitas-aktivitas reflektif seperti membaca, melukis, berdoa, menulis, hingga sekadar merenung. Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, National Hermit Week mengingatkan bahwa menyendiri bukan bentuk pelarian, melainkan jalan untuk menyembuhkan, menyegarkan, dan menemukan kembali kedamaian batin.

Dengan berbagai peringatan ini, 13 Juni bukan sekadar tanggal di kalender, tapi menjadi simbol dari keberagaman cara manusia merayakan hidup—dari perjuangan hak asasi, kebersamaan lewat olahraga, keteladanan iman, hingga kebijaksanaan dalam kesendirian. (*/IN)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top