Jelang 100 Hari Kerja, Wali Kota Makassar Target 7 Program Prioritas Tetap Berjalan

Munafri Arifuddin
WALI KOTA MAKASSAR. Munafri Arifuddin menyebut masa 100 hari kerja bukanlah batas untuk menyelesaikan semua program. (Dok. Humas)

MAKASSAR, Inspirasinusantara.id — Menjelang 100 hari masa kepemimpinannya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyatakan telah memantau persentase capaian program kerja.

Ia menekankan bahwa tujuh program prioritas yang telah dirancang akan tetap berjalan hingga menunjukkan progres nyata.

Munafri menyebut masa 100 hari kerja bukanlah batas untuk menyelesaikan semua program.

Baca juga: Wali Kota Makassar Prioritaskan Pengusaha Lokal dalam Pembangunan

Ia menjelaskan bahwa capaian dinilai berdasarkan persentase target yang telah berjalan sesuai perencanaan.

“Ketika kita bicara 100 hari, kita akan membicarakan apa yang menjadi target-target pekerjaan kita, sudah berjalan sekian persen di 100 hari itu,” ujar Munafri, Senin, (19/5/2025) di Kantor Balai Kota Makassar.

Baca juga: Terima PSU Rp168,7 Miliar, Wali Kota Makassar Soroti Kurangnya RTH di Perumahan

Menurutnya, tidak semua program bisa diselesaikan dalam 100 hari karena membutuhkan proses dan regulasi yang matang.

Ia mencontohkan pembangunan stadion dan pengaturan regulasi sampah gratis yang memerlukan waktu lebih dari 100 hari untuk diwujudkan.

Namun, ia memastikan semua program tersebut sudah memiliki progres yang bisa dilihat.

“Contohnya bagaimana kita bicara soal pembangunan stadion atau regulasi terhadap sampah gratis, itu tidak bisa hanya dalam 100 hari. Tapi kami pastikan perjalanannya sudah sekian persen,” tambahnya.

Munafri juga menyinggung kemungkinan peluncuran salah satu program dalam waktu dekat, seperti Creative Hub. Jika memungkinkan, program ini akan diluncurkan untuk menunjukkan progres kepada masyarakat.

“Kita akan lihat dari persentasenya. Kalau memungkinkan, kita akan maksimalkan agar bisa launching Creative Hub. Kita bisa tunjukkan gedungnya seperti apa, kegiatan latihannya, dan siapa saja yang akan datang sebagai pelajar,” jelasnya.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa tujuh program prioritas yang telah disusun tetap akan berjalan secara berkelanjutan.

Menurutnya, pelaksanaan program ini akan terus diawasi agar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Program-program itu akan terus on going, harus ada progresnya pasti,” tutup Munafri. (mg1/IN)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top