Gantala Jarang, Kuliner Khas Jeneponto yang Bertahan Lewat Tradisi

JENEPONTO,inspirasinusantara.id — Gantala Jarang, kuliner tradisional berbahan dasar daging kuda, masih bertahan sebagai identitas pangan lokal masyarakat Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Hidangan berkuah panas ini umumnya dikonsumsi saat cuaca dingin atau musim hujan karena dipercaya mampu menghangatkan tubuh.

Gantala Jarang diolah dari potongan daging kuda yang dimasak dalam waktu lama bersama rempah-rempah khas daerah, seperti jahe, lengkuas, bawang merah, bawang putih, dan cabai. Proses memasak yang panjang menghasilkan kuah kental dengan rasa gurih dan pedas yang kuat.

Secara historis, Gantala Jarang berkembang di wilayah Jeneponto dan diwariskan secara turun-temurun dan memiliki nilai budaya yang kuat.

Keberadaan Gantala Jarang menunjukkan keberagaman kuliner Sulawesi Selatan yang masih bertahan melalui tradisi keluarga. Di tengah modernisasi pangan, kuliner ini menyimpan potensi sebagai warisan kuliner lokal yang relevan dengan kondisi iklim dan budaya masyarakat Jeneponto.(yy/IN)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top