inspirasinusantara.id – Musim kemarau bukan berarti liburan jadi membosankan. Justru inilah saat yang tepat untuk menjelajahi tempat wisata sejuk dan menyegarkan di Sulawesi Selatan.
Saat matahari bersinar tanpa ampun dan udara kian panas membakar kulit, satu-satunya cara untuk tetap waras adalah melarikan diri ke tempat wisata yang sejuk dan menyegarkan. Bukan ke pusat perbelanjaan atau café ber-AC, tapi ke alam—yang menawarkan ketenangan, kesegaran, dan pemandangan luar biasa.
Sulawesi Selatan punya banyak tempa wisata tersembunyi yang bisa jadi “ruang pendingin” alami selama musim kemarau. Menikmati desiran angin pegunungan sambil menyesap kopi lokal, atau berdiri di bawah air terjun yang jatuh dari tebing tinggi dengan bunyi gemuruh yang menenangkan.
Tempat wisata seperti ini bukan mimpi, tapi nyata dan ada tak jauh dari tempatmu berdiri. Dari Barru hingga Luwu Timur, ada banyak surga tersembunyi yang belum banyak dijamah wisatawan, menunggu untuk ditemukan dan dinikmati.
Dari air terjun tersembunyi hingga danau hijau di balik bukit kapur, berikut lima rekomendasi tempat wisata adem yang siap menyelamatkanmu dari teriknya matahari :
1. Air Terjun Tomagelli’, Barru
Terletak di Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Air Terjun Tomagelli’ menyuguhkan suasana hutan yang masih alami dan gemuruh air yang jatuh dari ketinggian.
Baca juga : 5 Tempat Wisata Piknik di Sulsel yang Instagramable
Sepoi angin bercampur uap air menciptakan kesejukan alami yang sulit ditolak. Jalur trekking yang menantang menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta petualangan.
2. Danau Hijau Balocci, Pangkep
Balocci bukan hanya dikenal dengan batu kapurnya yang eksotik, tapi juga menyimpan permata tersembunyi: Danau Hijau. Terletak di kawasan bekas tambang, danau ini menyajikan air berwarna hijau toska yang meneduhkan mata. Suasana sunyi dan angin pegunungan menjadikannya tempat sempurna untuk relaksasi dan kontemplasi.
3. Buntu Gallang, Enrekang
Ingin kabur dari panas kota? Buntu Gallang di Enrekang adalah jawabannya. Terletak di dataran tinggi dengan udara yang sejuk sepanjang hari, desa ini menawarkan panorama perbukitan yang memanjakan mata dan suasana tenang yang sulit ditemukan di kota.
Salah satu daya tarik utamanya adalah pemandian alami yang berada di atas gunung, dengan aliran air jernih langsung dari mata air pegunungan. Sensasi segarnya makin lengkap dengan bonus pemandangan megah kaki Gunung Latimojong yang berdiri kokoh di kejauhan.
Buntu Gallang juga jadi pilihan sempurna untuk workcation—bekerja sambil berlibur—atau sekadar menikmati pagi berkabut sambil menyeruput kopi robusta khas Enrekang yang harum dan kuat. Suasana sunyi dan udara bersihnya membuat setiap detik di sini terasa seperti pelarian yang benar-benar menyembuhkan.
4. Air Terjun Pujananting, Barru
Masih dari Barru, Air Terjun Pujananting menghadirkan lanskap dramatis dengan aliran air yang bertingkat. Aksesnya bisa menantang, namun keindahan alam yang disuguhkan sebanding dengan usaha. Spot ini juga cocok untuk camping ringan atau sekadar piknik bersama teman saat akhir pekan.
5. Air Terjun Kali Dingin, Luwu Timur
Sesuai namanya, Air Terjun Kali Dingin di Luwu Timur benar-benar menyegarkan. Terletak di kawasan hutan tropis, destinasi ini cocok untuk kamu yang ingin menyatu dengan alam tanpa hiruk-pikuk keramaian. Airnya jernih dan dingin, dengan bebatuan alami yang ideal untuk refleksi alami.
Jangan Tunggu Hujan Datang Musim kemarau justru waktu terbaik untuk menjelajahi tempat wisata sejuk ini, karena akses jalan cenderung kering dan aman. Pastikan tetap menjaga kebersihan, membawa kembali sampahmu, dan menghargai alam serta masyarakat lokal yang menjaga keasrian destinasi tersebut.
Ingat, liburan tak harus mahal—asal menyatu dengan alam, manfaatnya lebih dari sekadar segar. (*/IN)