Pandawara Group Tiba Di Makassar, Netizen Beri Saran:Sekalian TPA Antang

Sumber Tangkapan Layar : Tiktok/@pandawara

IN, MAKASSAR— Pandawara sendiri dikenal sebagai kelompok penggerak dan pemengaruh yang fokus pada isu-isu terkait sampah dan kebersihan lingkungan. Perhatian publik terhadap kelompok ini semakin meningkat setelah mereka membagikan konten video yang menunjukkan aksi pembersihan sampah dari sungai melalui media sosial TikTok.
Kali ini melalui unggahan TikTok-nya diketahui Pandawara Group telah tiba di Kota Daeng, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kedatangan mereka disinyalir akan melakukan agenda bersama dengan ratusan relawan, menggelar aksi bersih-bersih, tepatnya di sepanjang bantaran Sungai Tallo, khususnya di wilayah RW 002 dan RW 004.

Kawasan ini merupakan rumah terapung di kampung nelayan Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo. Kolaborasi ini terjadi antara Pandawara Group, Olymplast, dan World Cleanup Day (WCD) Sulsel.

Fauzan, sebagai co-leader WCD Sulsel, menjelaskan bahwa pilihan lokasi tersebut berdasarkan pada kenyataan bahwa wilayah tersebut dianggap sebagai salah satu area paling tercemar di Makassar.

Awalnya, lokasi aksi bersih-bersih direncanakan di Pulau Lakkang, namun karena kendala dalam mengakomodasi massa, diputuskan untuk memindahkan lokasi ke kampung nelayan di Kecamatan Tallo.

Dalam komentar TikTok Pandawara Group juga, banyak netizen yang menyarankan Pandawara untuk melanjutkan aksinya ke lokasi paling kotor menurut Netizen Malassar, yaitu di TPA Antang.

@Salmaaa: “silahkan ke TPA Antang 😭🤣”

@sodiq4568: “jangan lupa mampir di tpa antang bg🗿”

@ERLANGGA: “TPA ANTANG menunggu mu bang🔥”

Dalam persiapan menjelang kegiatan, pihak penyelenggara telah membatasi jumlah relawan yang dapat berpartisipasi. Dari total 242 orang yang mendaftar, hanya 150 orang yang diterima, dengan estimasi sekitar 200 orang yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut.

Penyebab penolakan beberapa relawan antara lain karena kurangnya persyaratan dan kelengkapan seperti dress code putih, garpu sampah, botol minum, handsanitizer, sepatu boots, masker, dan topi yang merupakan syarat dan ketentuan untuk para relawan.(fai/IN)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top