inspirasinusantara.id — Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang persaingan di lapangan, tetapi juga perebutan perhatian jutaan penggemar sepak bola di ruang digital. Salah satu platform yang merasakan dampaknya adalah FotMob, aplikasi sepak bola asal Norwegia yang mencatat lonjakan unduhan dan trafik sejak turnamen dimulai pada 11 Juni 2026.
Di tengah tingginya kebutuhan penggemar untuk memantau skor langsung, statistik pertandingan, hingga prediksi hasil laga, FotMob mencatat rata-rata 150.000 unduhan per hari selama Piala Dunia berlangsung. Angka tersebut meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan rata-rata harian sebelumnya yang berada di kisaran 37.000 unduhan.
Perusahaan yang berbasis di Bergen itu saat ini memiliki sekitar 50 juta unduhan secara global dan melayani 14 juta pengguna aktif. Namun, skala pertumbuhan selama Piala Dunia 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi infrastruktur teknologi yang mereka operasikan.
“We’ve seen enormous traffic,” kata CEO FotMob, Christer Nordvik, kepada media teknologi Norwegia, Kode24.
Menurut Nordvik, tingginya minat pengguna membuat Piala Dunia tahun ini menjadi salah satu periode paling sibuk bagi tim teknis perusahaan. Aktivitas pengguna yang meningkat secara serentak memaksa perusahaan melakukan berbagai penyesuaian untuk menjaga performa layanan tetap stabil.
“It has been an intense World Cup for us from a technical perspective,” ujarnya.
Pada hari pembukaan turnamen, lebih dari 200.000 pengguna mengunduh FotMob. Lonjakan aktivitas tersebut sempat memengaruhi performa fitur Predictor karena banyak pengguna melakukan perubahan prediksi menjelang pertandingan dimulai.
“Our Predictor feature experienced performance issues because so many users were making changes to their predictions just before kickoff,” kata Nordvik.
FotMob kemudian melakukan perbaikan cepat dengan menulis ulang sebagian solusi teknis pada malam yang sama dan melanjutkan pembaruan pada hari berikutnya.
“We learned a few lessons and rewrote parts of the solution that same evening and the following day,” tuturnya.
Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana perhatian publik selama turnamen besar dapat berpindah dengan cepat ke platform digital yang menyediakan informasi real-time. Di Portugal, misalnya, FotMob bahkan sempat menempati posisi kedua aplikasi non-game yang paling banyak diunduh.
“At one point we were ranked number two among all apps in Portugal — not just sports apps,” ungkap Nordvik.
Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, perusahaan sebelumnya telah memperkuat infrastruktur berbasis Amazon Web Services. Fokus utama mereka adalah meningkatkan kecepatan dan keandalan sistem agar mampu melayani jutaan pengguna yang mengakses aplikasi secara bersamaan.
“The main focus was making everything faster across the board,” jelasnya.
Meski harus memproses lebih dari satu miliar permintaan per hari melalui Amazon CloudFront, layanan utama FotMob diklaim tetap berjalan stabil. Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa di era olahraga digital, perhatian jutaan penonton tidak hanya menentukan atmosfer pertandingan, tetapi juga menjadi ujian bagi platform yang menjadi sumber informasi mereka. (*)
Redaksi inspirasinusantara.id














