inspirasinusantara.id – Langit Indonesia belum benar-benar tenang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG prediksi awan gelap kembali mengintai sejumlah daerah pada 26 Mei 2025. BMKG memberi sinyal serius akan potensi hujan lebat yang bisa memicu banjir, longsor, hingga angin kencang.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Senin, 26 Mei 2025. Melalui unggahan resmi di media sosial, BMKG menyebutkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang bisa melanda sejumlah wilayah di Tanah Air.
BACA JUGA: BMKG: Kemarau di Sulawesi Selatan Tiba Sesuai Prediksi
Dalam rilis tersebut, BMKG menetapkan tiga tingkat peringatan cuaca, yakni Waspada, Siaga, dan Awas. Kabar baiknya, pada 26 Mei 2025 tidak ada daerah yang masuk kategori Awas.
Namun, puluhan wilayah masih harus bersiap karena tercatat dalam status Waspada dan Siaga.
Daerah Berstatus Waspada
Wilayah yang masuk dalam kategori Waspada diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Berikut daftar wilayah yang termasuk:
Sumatera: Aceh, Sumatera Selatan, dan Lampung
Jawa dan Bali: Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali
Nusa Tenggara: Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur
Kalimantan: Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah
Sulawesi: Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara
Maluku dan Papua: Maluku, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan
Daerah Berstatus Siaga
Sementara itu, wilayah yang masuk dalam status Siaga diperkirakan akan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Adapun daerah-daerah tersebut antara lain:
Jawa: Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur
Kalimantan: Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara
Sulawesi: Sulawesi Barat
BMKG menegaskan bahwa belum ada daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan ke level Awas untuk tanggal 26 Mei 2025. Meski demikian, potensi bahaya tetap ada, terutama dalam bentuk banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat curah hujan tinggi.
Selain hujan, BMKG juga mewanti-wanti akan adanya potensi angin kencang di wilayah Aceh yang perlu diantisipasi oleh masyarakat setempat.
Peringatan dini ini merupakan bagian dari sistem pemantauan harian BMKG terhadap dinamika atmosfer yang terus berubah. Untuk informasi lebih detail hingga tingkat desa atau kelurahan, masyarakat dapat memantau melalui situs resmi www.bmkg.go.id, aplikasi infoBMKG, atau laman cuaca cuaca.bmkg.go.id.
BMKG mengimbau agar seluruh masyarakat tetap waspada dan mengikuti perkembangan cuaca dari sumber resmi guna meminimalisir dampak buruk akibat cuaca ekstrem. (*/IN)