MAKASSAR,inspirasinusantara.id – Proporsi remaja yang mulai merokok di Sulawesi Selatan menunjukkan angka yang signifikan. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 15,13 persen penduduk usia 15–24 tahun di wilayah tersebut telah mulai merokok.
Angka tersebut menjadi indikator bahwa kebiasaan merokok tidak lagi didominasi kelompok usia dewasa, tetapi sudah masuk ke kelompok usia muda. Dalam konteks kependudukan, kondisi ini menandakan pergeseran awal perilaku konsumsi rokok yang terjadi sejak remaja.
Berdasarkan data yang sama, kelompok usia 35–44 tahun tercatat sebagai kelompok dengan persentase perokok tertinggi, yakni mencapai 30,91 persen. Sementara itu, kelompok usia 25–34 tahun berada di angka 29,16 persen, diikuti usia 45–54 tahun sebesar 27,45 persen.
Pada kelompok usia yang lebih tua, tren persentase perokok mulai menurun. Usia 55–64 tahun tercatat sebesar 23,22 persen, sedangkan usia 65 tahun ke atas berada di kisaran 15,11 persen. Penurunan ini mengindikasikan adanya perubahan perilaku atau dampak jangka panjang konsumsi rokok seiring bertambahnya usia.
BPS juga mencatat bahwa lebih dari 200 ribu anak di Sulawesi Selatan telah mulai merokok. Jumlah tersebut memperkuat gambaran bahwa kebiasaan ini berkembang sejak usia dini dan berpotensi berlanjut hingga usia produktif.
Secara tidak langsung, data ini menunjukkan adanya tantangan dalam pengendalian konsumsi rokok di kalangan remaja. Masuknya kelompok usia muda ke dalam populasi perokok berpotensi memperpanjang durasi konsumsi rokok sepanjang hidup.
Dari sisi kesehatan, merokok pada usia muda diketahui dapat memengaruhi perkembangan organ tubuh, termasuk paru-paru dan otak. Selain itu, kebiasaan ini juga berisiko meningkatkan ketergantungan nikotin dan memicu perilaku berisiko lainnya.
Dengan tren tersebut, data BPS menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dan pemangku kebijakan untuk memperkuat intervensi, terutama pada kelompok usia remaja. Upaya pencegahan sejak dini dinilai krusial untuk menekan pertumbuhan jumlah perokok di masa mendatang.(hsn/IN)









