inspirasinusantara.id — Ada beberapa perayaan penting pada hari Selasa, 10 Juni salah satunya adalah Hari Media Sosial Indonesia: Wadah Menyebar Kebaikan di Era Digital.
Setiap tanggal 10 Juni, berbagai peringatan bermakna dirayakan di berbagai belahan dunia. Dari perayaan teknologi modern hingga tradisi ribuan tahun.
10 Juni memperingati hari apa saja?
Berikut ini beberapa hari peringatan pada (10/6/2025) :
1. Hari Media Sosial Indonesia: Wadah Menyebar Kebaikan di Era Digital
Sejak pertama kali dicanangkan oleh Handi Irawan D, pendiri Frontier Group, pada tahun 2015, Hari Media Sosial setiap 10 Juni menjadi momentum reflektif sekaligus edukatif bagi masyarakat Indonesia. Handi, yang dikenal sebagai pakar pemasaran dan pembicara berbasis konten dan pengetahuan, menginisiasi peringatan ini untuk mendorong pemanfaatan media sosial secara positif.
Di tahun ke-9 peringatannya ini, pengguna diajak untuk menyebarkan kabar baik, cerita inspiratif, dan ajakan yang membangun melalui platform digital mereka. Tujuannya jelas: menjadikan media sosial sebagai alat pemberdaya diri dan lingkungan.
2. Hari EHS: Kesadaran Akan Sensitivitas Terhadap Gelombang Elektromagnetik
Di Amerika Serikat, 10 Juni juga diperingati sebagai Hari Electromagnetic Hypersensitivity Syndrome (EHS). Dideklarasikan oleh perusahaan Defender Shield pada tahun 2020, peringatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang kondisi langka di mana seseorang sangat sensitif terhadap paparan sinyal elektromagnetik dari perangkat seperti ponsel dan Wi-Fi.
Baca juga : 9 Juni Memperingati Hari Apa? Berikut Daftarnya!
Meskipun belum diakui sebagai kondisi medis secara resmi, Hari EHS menjadi upaya penting dalam menyoroti isu kesehatan yang seringkali luput dari perhatian publik.
3. Hari Portugal: Mengenang Penyair Besar dan Semangat Nasionalisme
Di Portugal, 10 Juni adalah Hari Nasional atau Dia de Portugal, de Camões e das Comunidades Portuguesas, yang diperingati sebagai bentuk penghormatan terhadap Luís de Camões. Penyair legendaris ini dikenal karena karya epiknya yang mendokumentasikan era kejayaan penjelajahan Portugis.
Karena tanggal lahir Camões tidak diketahui, maka hari kematiannya pada 10 Juni 1580 dipilih sebagai simbol nasionalisme dan budaya Portugis. Hari besar ini ditetapkan secara resmi sejak 1944 oleh PM António de Oliveira Salazar.
4. Hari Pencegahan Kutu Busuk Nasional: Kampanye Melawan Gangguan Mikro
Tak kalah menarik, di Amerika juga ada peringatan unik: Hari Pencegahan Kutu Busuk Nasional. Pertama kali digagas oleh Dodson Pest Control pada 2019, hari ini ditujukan untuk menyebarkan kesadaran akan pentingnya perlindungan dari serangga penghisap darah ini.
Di masa lalu, terutama tahun 1930-an di Inggris, kutu busuk menjadi masalah besar di hampir semua rumah tangga. Meskipun kini lebih terkendali, peringatan ini menjadi pengingat bahwa kebersihan dan pengendalian hama tetap penting, apalagi di era modern dengan pemanas listrik yang bisa mempercepat siklus hidup kutu busuk.
5. Hari Bakcang: Tradisi Tionghoa yang Sarat Makna
Menariknya, pada 10 Juni 2024 ini, masyarakat Tionghoa juga merayakan Hari Bakcang atau Peh Cun, yang jatuh pada tanggal 5 bulan 5 dalam kalender lunar. Tradisi ini mengenang Qu Yuan, tokoh patriotik dari Negara Chu, yang dikenal karena kesetiaannya kepada negara dan rakyat.
Masyarakat merayakannya dengan lomba perahu naga, menggantung rumput ai dan changpu, serta menikmati bakcang—makanan berbentuk segitiga dari ketan berisi daging atau kacang. Tradisi ini bukan sekadar seremonial, melainkan juga wujud penghormatan terhadap nilai-nilai kepahlawanan dan solidaritas.
Tanggal 10 Juni bukan hanya satu hari biasa di kalender. Ia menjadi titik temu beragam makna: teknologi, kesehatan, nasionalisme, kebersihan lingkungan, dan warisan budaya.
Melalui refleksi atas berbagai peringatan ini, kita diingatkan bahwa dunia terus bergerak, dan setiap momen bisa menjadi peluang untuk menyebarkan kebaikan, menjaga kesehatan, mengenang sejarah, dan merayakan identitas. (*/IN)











