INSPIRASINUSANTARA.ID — Akses terhadap fasilitas olahraga bagi masyarakat Walenrang dan Lamasi (Walmas), Kabupaten Luwu, menjadi salah satu sasaran pembangunan infrastruktur Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, memulai revitalisasi Lapangan Sepak Bola Pallempang dengan alokasi anggaran Rp3,5 miliar.
Proyek tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama di Batu Sitanduk, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Kamis (29/10/2026). Revitalisasi diarahkan untuk menyediakan fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus mendukung pembinaan sepak bola di kawasan Walmas.
Anggaran revitalisasi Lapangan Pallempang bersumber dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Kabupaten Luwu sebesar Rp10 miliar. Dari total bantuan tersebut, Rp3,5 miliar dialokasikan khusus untuk penataan dan peningkatan fasilitas lapangan.
Lapangan Pallempang Disiapkan Jadi Ruang Aktivitas Warga
Revitalisasi Lapangan Pallempang tidak hanya ditujukan untuk kegiatan sepak bola. Pemerintah provinsi juga merencanakan fasilitas tersebut sebagai ruang aktivitas masyarakat yang mendukung gerakan Anti Mager atau ajakan untuk lebih aktif bergerak.
Gubernur Sulsel menyampaikan bahwa keberadaan lapangan diharapkan dapat memperluas kesempatan generasi muda untuk mengembangkan kemampuan olahraga, terutama sepak bola.
“Kami berharap keberadaan lapangan ini menjadi ikon baru bagi kawasan Walmas sekaligus mendorong tumbuhnya minat dan bakat generasi muda di bidang olahraga,” kata Andi Sudirman.
Lapangan tersebut direncanakan menggunakan rumput sintetis. Penggunaan material ini memerlukan pemeliharaan secara berkala agar fasilitas dapat terus dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Andi Sudirman mengajak masyarakat ikut menjaga dan merawat lapangan setelah revitalisasi selesai. Pemeliharaan menjadi bagian dari upaya mempertahankan fungsi fasilitas olahraga yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah.
Anggaran Rp3,5 Miliar dari Bantuan Keuangan Provinsi
Pembangunan Lapangan Pallempang merupakan salah satu kegiatan yang dibiayai melalui bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Kabupaten Luwu.
Dari total bantuan Rp10 miliar, sebesar 35 persen dialokasikan untuk revitalisasi lapangan. Sementara itu, rincian penggunaan sisa anggaran bantuan keuangan tersebut tidak dijelaskan dalam informasi yang disampaikan.
Dalam kegiatan peletakan batu pertama, turut hadir anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fadriaty dan Rusli Sunali, Bupati Luwu H. Patahudding, Wakil Bupati Luwu Muhammad Dhevy Bijak Pawindu, serta Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim.
Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah undangan lainnya.
Gubernur Sulsel Sebut Pembangunan Luwu Dilakukan Bertahap
Selain revitalisasi Lapangan Pallempang, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan pembangunan di Kabupaten Luwu akan dilanjutkan secara bertahap.
Andi Sudirman mengatakan pelaksanaan pembangunan akan mempertimbangkan kemampuan anggaran pemerintah dan kebutuhan masyarakat.
“Insya Allah di Luwu tidak berhenti sekarang. Satu demi satu kita akan bangun sesuai dengan kemampuan kita,” ujarnya.
Meski proyek revitalisasi telah dimulai, informasi mengenai jadwal penyelesaian pekerjaan, kapasitas fasilitas, dan mekanisme pemanfaatan lapangan oleh masyarakat belum dirinci.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan Lapangan Pallempang dapat digunakan untuk kegiatan olahraga, pembinaan atlet, dan aktivitas masyarakat setelah revitalisasi selesai.
Dalam jangka panjang, pemanfaatan lapangan tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan olahraga daerah dan aktivitas fisik masyarakat Walmas. Keberlanjutan fungsi fasilitas juga berkaitan dengan pemeliharaan rumput sintetis dan pengelolaan lapangan setelah pembangunan rampung. (*/IN)














