News  

BPJS Kesehatan-Unhas Gelar Fun Run 5K di Makassar

BPJS Kesehatan-Unhas Gelar Fun Run 5K
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito bersama Rektor Universitas Hasanuddin Jamaluddin Jompa dan Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menghadiri kegiatan BPJS Kesehatan Fun Run 5K di Kampus Unhas, Jumat (22/5/2026), sebagai bagian dari kampanye hidup sehat dan penguatan Program JKN bagi generasi muda.(foto:ist)

MAKASSAR,inspirasinusantara.id- BPJS Kesehatan bersama Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan BPJS Kesehatan Fun Run 5K di Kampus Unhas, Makassar, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye hidup sehat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Kegiatan ini dihadiri Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, Rektor Unhas Jamaluddin Jompa, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, serta Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX, Asyraf Mursalina.

Dalam sambutannya, Prihati menyoroti meningkatnya kasus penyakit kronis di usia muda, seperti hipertensi dan diabetes. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius sehingga perlu langkah pencegahan melalui aktivitas fisik sederhana.

“Sekarang banyak usia muda sudah mengalami hipertensi dan diabetes. Karena itu kami mendorong program penanggulangan penyakit kronis melalui aktivitas sederhana seperti lari dan jalan sehat,” ujarnya.

Ia mengatakan olahraga menjadi langkah sederhana dan terjangkau untuk menjaga kebugaran tubuh sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat hingga usia lanjut.

Prihati menjelaskan, program tersebut juga sejalan dengan salah satu Quick Win Direksi BPJS Kesehatan melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda yang menyasar peserta berusia di bawah 45 tahun agar rutin melakukan aktivitas fisik seperti Gerak Sehat Prolanis maupun olahraga lari.

Selain kampanye hidup sehat, BPJS Kesehatan juga memperkuat kolaborasi dengan Unhas guna memastikan mahasiswa telah terlindungi dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Harapannya, seluruh mahasiswa sudah terlindungi dalam Program JKN sehingga ketika ada kondisi darurat kesehatan, mereka bisa langsung mendapatkan pelayanan,” tambahnya.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai promosi kesehatan perlu menjadi gerakan bersama di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

“Lebih baik menjaga agar tidak sakit daripada harus mengobati. Unhas siap menjadi bagian dari gerakan hidup sehat ini,” tuturnya.

Sementara itu, Aliyah Mustika Ilham mengapresiasi sinergi antara BPJS Kesehatan dan Unhas dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh program kampus sehat di Indonesia, khususnya di Makassar,” ujarnya.

Berdasarkan data hingga April 2026, jumlah peserta Program JKN di Provinsi Sulawesi Selatan mencapai sekitar 9,5 juta jiwa atau 98,77 persen dari total penduduk. Capaian tersebut menunjukkan semakin luasnya akses masyarakat terhadap perlindungan kesehatan nasional.(*/IN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *