MAKASSAR,inspirasinusantara.id- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar kembali menunjukkan reputasinya sebagai rujukan dalam tata kelola keuangan daerah yang akuntabel. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja dari jajaran Bapenda Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, yang diterima di Kantor Bapenda Makassar, baru-baru ini.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda studi banding Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dalam mendalami strategi optimalisasi serta mitigasi pengelolaan pendapatan daerah.
Dalam forum diskusi yang berlangsung interaktif, Bapenda Mimika menggali berbagai praktik yang telah diterapkan di Kota Makassar, khususnya terkait mekanisme pemeriksaan dan penelitian pelaporan pajak, hingga prosedur penghapusan piutang pajak dan retribusi daerah.
Sejumlah aspek penting menjadi fokus pembahasan, di antaranya:
- Akurasi Data Verifikasi, melalui sistem penelitian berkas wajib pajak untuk mengidentifikasi piutang yang telah kedaluwarsa atau masuk kategori macet.
- Mekanisme Hukum Penghapusan, berupa standar prosedur pemutihan piutang yang tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, serta sesuai dengan koridor audit.
- Strategi Penyehatan Fiskal, yaitu upaya penataan pembukuan keuangan daerah guna meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah.
Perwakilan Bapenda Makassar menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai pertemuan ini sebagai ruang kolaborasi yang produktif.
“Kunjungan ini menjadi momentum untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar daerah. Harapannya, sinergi ini dapat mendorong terciptanya kemandirian fiskal yang sehat di masing-masing wilayah,” ujarnya.
Melalui pertukaran pengetahuan ini, diharapkan pengelolaan pendapatan daerah di berbagai wilayah semakin optimal, transparan, dan berkelanjutan.(*/IN)












