Banner Pajak

Bapenda Makassar Hadiri Sosialisasi Lontara+, Dukung Penguatan Layanan Aduan Digital

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menghadiri kegiatan Sosialisasi Perubahan Mekanisme Penanganan Aduan Masyarakat pada aplikasi Lontara+ sekaligus peluncuran fitur baru layanan tersebut yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar.(foto:ist)

MAKASSAR,inspirasinusantara.id- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menghadiri kegiatan Sosialisasi Perubahan Mekanisme Penanganan Aduan Masyarakat pada aplikasi Lontara+ yang dirangkaikan dengan peluncuran fitur baru layanan tersebut. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar di War Room Diskominfo MGC Lantai 7, Jalan Slamet Riyadi, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sistem pelayanan publik berbasis digital agar lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui sosialisasi tersebut, seluruh perangkat daerah diberikan pemahaman terkait mekanisme terbaru dalam pengelolaan serta tindak lanjut laporan masyarakat yang masuk melalui aplikasi Lontara+. Perubahan sistem ini diharapkan mampu meningkatkan koordinasi antarinstansi sekaligus mempercepat proses penanganan aduan.

Selain itu, Diskominfo Kota Makassar juga memperkenalkan sejumlah fitur baru pada aplikasi Lontara+ yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan serta memantau perkembangan penyelesaian aduan secara real time.

Kehadiran Bapenda Makassar dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik, khususnya dalam meningkatkan akses layanan, keterbukaan informasi, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pemanfaatan teknologi informasi dinilai menjadi kunci penting dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penguatan layanan digital terintegrasi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (*/IN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *