Banner Pajak

Bapenda Makassar Perkuat UMKM dan Iklim Usaha

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar memperkuat komitmennya dalam menjaga iklim usaha yang kondusif bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini diambil sebagai strategi ganda untuk menggerakkan roda ekonomi warga sekaligus memperluas basis wajib pajak yang sehat dan berkelanjutan di Kota Daeng.(foto:ist)

MAKASSAR,inspirasinusantara.id- Upaya memperkuat UMKM terus didorong di Makassar. Pemerintah kota ingin pelaku usaha kecil bisa tumbuh lebih cepat. Langkah ini juga membuka peluang lahirnya wajib pajak baru yang lebih sehat.

Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kota Makassar mengambil peran lebih luas. Tidak hanya fokus pada penerimaan daerah. Kini, Bapenda juga ikut mendorong pertumbuhan sektor usaha riil.

Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, menjelaskan arah kebijakan tersebut. Ia menilai UMKM punya peran besar dalam ekonomi daerah. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Mereka menjadi penggerak ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan menjaga perputaran ekonomi tetap berjalan,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, dukungan kepada UMKM harus terus diperkuat. Bapenda hadir dengan pelayanan yang lebih mudah. Pendekatan yang dilakukan juga bersifat edukatif dan kolaboratif.

Asminullah menilai pertumbuhan UMKM memberi dampak luas. Efeknya tidak hanya pada pelaku usaha. Tetapi juga pada ketahanan fiskal daerah secara keseluruhan.

Ia menjelaskan, ketika usaha berkembang, kontribusi terhadap pembangunan ikut meningkat. Hal ini terjadi secara tertib dan sukarela. Dampak berantai ini menjadi kekuatan ekonomi daerah.

Untuk itu, Bapenda terus membenahi pelayanan. Sistem dibuat lebih profesional dan transparan. Sekat birokrasi juga mulai dipangkas agar pelaku usaha lebih mudah berkembang.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor. Sinergi antara pemerintah, komunitas kreatif, dan lembaga keuangan dinilai sangat penting. Kolaborasi ini menjadi kunci agar UMKM punya daya saing tinggi.

Selain itu, pelaku usaha juga didorong untuk beradaptasi. Digitalisasi menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Baik dalam pemasaran maupun pengelolaan keuangan usaha.

“Kami ingin para pelaku UMKM terus berkembang, naik kelas, dan semakin kompetitif. Ketika UMKM tumbuh, ekonomi Kota Makassar juga akan semakin kuat. Itulah sebabnya Bapenda berkomitmen mendukung kemudahan berusaha,” jelasnya.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap UMKM tidak hanya bertahan. Sektor ini diharapkan menjadi motor utama ekonomi daerah. Perannya penting dalam menciptakan pembangunan yang mandiri dan berkelanjutan.(*/IN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *