Fashion Evolution, Mode Ramah Lingkungan di Jakarta Fashion Week 2025

FASHION EVOLUTION. Mode Berkelanjutan di Jakarta Fashion Week 2025. (foto:istimewa)

IN, JAKARTA–Fashion Evolution yang menjadi tema dalam pagelaran Jakarta Fashion Week 2025 menghadirkan nuansa yang berbeda. Dengan visi Mode yang Bertanggung jawab, busana yang ditampilkan mengusung konsep ramah lingkungan.

Kolaborasi terbaru antara Asia Pacific Rayon (APR), DuniaTex, dan EMBA di Jakarta Fashion Week 2025 ini bukan hanya tentang estetika, tapi juga tentang keberlanjutan. Dengan membawa tema Fashion Evolution, ketiga industri ini menyajikan koleksi yang memadukan keindahan desain dengan kepedulian lingkungan.

Dalam gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2025, kolaborasi antara APR, DuniaTex, dan EMBA berhasil menciptakan 48 tampilan menakjubkan.
Desainer Tities Sapoetra berkontribusi merancang koleksi untuk jenama EMBA, yakni Ladies dan Morphidae, sementara Danjyo Hiyoji mengambil peran untuk jenama Denim dan Classic.

Kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan estetika yang menawan, tetapi juga menekankan komitmen terhadap mode berkelanjutan. Misi Fashion Evolution: Mode yang Bertanggung Jawab.
APR menyediakan viscose-rayon yang biodegradable—bahan yang ramah lingkungan—untuk diolah oleh DuniaTex menjadi kain. Kain tersebut menjadi dasar karya EMBA Group dalam koleksi istimewa yang berkolaborasi dengan desainer Tities Sapoetra dan brand Danjyo Hiyoji.

Karya Tities Sapoetra: Keindahan Feminin dalam Koleksi “Calma”

Dibuka dengan koleksi Morphidae yang bertajuk “Calma,” Tities Sapoetra memperkenalkan suasana tenang pedesaan Italia yang penuh keindahan alam. Dengan warna hijau yang mendominasi dan motif kupu-kupu ungu, koleksi ini mencerminkan ketenangan alam yang berpadu harmonis dengan unsur feminin.
Tak hanya mengedepankan desain, Tities juga menggabungkan siluet klasik Italia, seperti gonna (rok lipit) dan camicia (blus dengan kerutan di leher). Koleksi EMBA Ladies berikutnya dengan tema “Freedom” menampilkan material denim yang nyaman dan dinamis, memberikan ruang bagi setiap perempuan untuk tampil percaya diri dan bergerak bebas.

Karya Danjyo Hiyoji: Eksplorasi Gaya Maskulin dalam Koleksi Wild Ones dan Voyage

Panggung berlanjut dengan koleksi karya Danjyo Hiyoji, yang dimulai dengan hentakan drum dari marching band. Koleksi ini mencakup lini EMBA Denim dan EMBA Classic, yang menyampaikan sisi maskulin dalam dua bentuk: kebebasan dan kematangan. Wild Ones menampilkan gaya streetwear dengan sentuhan rock star, seperti celana lebar, vest, dan jaket denim yang mengekspresikan jiwa muda dan eksploratif.
Sementara itu, koleksi Voyage pada lini EMBA Classic mengusung gaya yang lebih dewasa dan formal—terdiri dari kemeja, celana panjang, mantel, dan blazer. Koleksi ini mempresentasikan gaya pria dewasa yang mapan, menggambarkan sisi maskulin yang tenang dan elegan.

Kolaborasi APR, DuniaTex, dan EMBA menunjukkan bagaimana industri mode dapat berkembang dengan tetap mengutamakan kelestarian alam. Melalui bahan viscose-rayon yang biodegradable dan desain yang ramah lingkungan, mereka membuktikan bahwa mode berkelanjutan adalah masa depan yang penuh harapan. (fit/IN)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top