Banner Pajak
News  

Toyota Luncurkan Hilux Terbaru, Andalkan Mesin 2.8L dan Target Penjualan Stabil di Atas 200 Unit

Toyota meluncurkan generasi terbaru Hilux dengan mengusung tema “Unbeatable Force” sebagai penguatan posisinya di segmen kendaraan komersial, khususnya di wilayah Sulawesi.(foto:yaya)

MAKASSAR,inspirasinusantara.idToyota meluncurkan generasi terbaru Hilux dengan mengusung tema “Unbeatable Force” sebagai penguatan posisinya di segmen kendaraan komersial, khususnya di wilayah Sulawesi.

Model terbaru Toyota Hilux ini hadir dalam empat varian, yakni Hilux 2.8 Diesel Pick Up Single Cabin 4×4 tipe E, Double Cabin tipe E, Double Cabin tipe G, dan Double Cabin tipe V. Secara jumlah, varian yang ditawarkan masih sama seperti generasi sebelumnya, namun membawa sejumlah pembaruan signifikan.

Salah satu peningkatan utama terletak pada sektor mesin. Hilux terbaru kini dibekali mesin 2.800 cc, meningkat dari generasi sebelumnya yang menggunakan mesin 2.500 cc.

Untuk pasar Sulawesi Selatan, harga masing-masing varian dipasarkan mulai dari Rp436 juta untuk tipe Single Cabin 4×4, Rp502 juta untuk Double Cabin tipe E, Rp535 juta untuk Double Cabin tipe G, hingga Rp604 juta untuk Double Cabin tipe V.

Selain varian bermesin diesel, Toyota juga menghadirkan Hilux versi listrik. Namun, kontribusi penjualannya masih sangat terbatas. Model listrik tersebut dibanderol sekitar Rp1,032 miliar dan saat ini hanya tersedia dalam varian double cabin.

Secara karakteristik, Hilux merupakan kendaraan berpenggerak empat roda (4×4) yang tersedia dalam pilihan single cabin dan double cabin. Namun, penjualan masih didominasi oleh varian double cabin yang banyak digunakan untuk kebutuhan operasional industri.

Permintaan terbesar berasal dari sektor pertambangan, terutama di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, hingga Sulawesi Tenggara yang menjadi basis aktivitas industri tersebut.

Berdasarkan data penjualan tahun sebelumnya, rata-rata penjualan Hilux berada di kisaran 175 hingga 200 unit. Dengan hadirnya model terbaru, perusahaan optimistis mampu menjaga tren penjualan tetap stabil bahkan melampaui 200 unit.

Untuk periode bulan berjalan, alokasi pasokan unit mencapai sekitar 200 unit. Jumlah ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar, sehingga konsumen tidak perlu menunggu lama karena ketersediaan stok relatif aman.(yy/IN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *