MAKASSAR,inspirasinusantara.id- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya kejahatan siber, khususnya penipuan yang berkaitan dengan transaksi pembayaran pajak daerah.
Langkah ini diambil seiring meningkatnya penggunaan sistem pembayaran digital di tingkat daerah, yang turut membuka celah bagi oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan.
Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, mengungkapkan bahwa salah satu modus yang kerap terjadi adalah penawaran promo diskon pembayaran pajak dengan nominal tidak wajar yang disebarkan melalui kanal digital tidak resmi.
“Kami melihat, seiring meningkatnya digitalisasi pembayaran, modus penipuan juga semakin beragam. Salah satunya adalah jebakan promo diskon palsu yang menggiurkan. Kami mengimbau masyarakat untuk menerapkan prinsip ‘Kalau Ragu, Stop Dulu’ dan tidak mudah percaya tanpa konfirmasi resmi,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).
Untuk menekan potensi korban, Bapenda Makassar juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi edukasi terkait keamanan transaksi digital melalui gerakan kampanye #GeberPK2026.
Melalui kampanye ini, masyarakat diharapkan lebih sadar dan peka terhadap berbagai modus penipuan digital yang berpotensi merugikan secara finansial.
“Satu informasi yang dibagikan hari ini bisa menyelamatkan banyak orang dari kerugian akibat penipuan digital. Mari menjadi masyarakat yang cerdas dan bijak dalam bertransaksi,” tambahnya.
Bapenda Makassar juga menegaskan bahwa seluruh informasi terkait program insentif pajak, pemutihan denda, maupun kebijakan resmi lainnya hanya disampaikan melalui situs web dan akun media sosial resmi instansi.
Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di luar kanal resmi guna menghindari risiko penipuan.(*/IN)














