back to top
Rp0

Tidak ada produk di keranjang.

InspirasiNusantara.id “MENGEDUKASI, MENGINSPIRASI, MENGGERAKKAN”
31.4 C
Jakarta
Rp0

Tidak ada produk di keranjang.

Jadilah Member Kami

Dapatkan konten Eksklusif yang menarik

― Advertisement ―

spot_img

6 Tempat Wisata Menyaksikan Sunset di Sulawesi Selatan

inspirasinusantara.id -- Sulawesi Selatan tak hanya kaya tradisi dan kuliner, tetapi juga menawarkan deretan tempat wisata yang menawan, terutama saat senja tiba. Di antara...
BerandaKulinerResep Barongko Tradisional, Cita Rasa Bangsawan dari Bugis

Resep Barongko Tradisional, Cita Rasa Bangsawan dari Bugis

inspirasinusantara.id – Di balik aroma harum daun pisang yang mengepul dari dapur-dapur Bugis-Makassar, Barongko hadir bukan sekadar sajian manis, melainkan warisan budaya yang dulunya hanya tersaji di meja bangsawan.

Siapa sangka di balik balutan daun pisang yang sederhana, tersimpan kisah kuliner penuh makna dari tanah Bugis-Makassar. Barongko, kudapan manis nan lembut ini dulunya adalah sajian eksklusif bagi keluarga bangsawan dan tamu kehormatan di lingkungan kerajaan.

Kini, Barongko tak lagi hanya hadir di istana, tetapi sudah menjadi bagian dari tradisi kuliner masyarakat Sulawesi Selatan. Disajikan dalam berbagai acara, dari pesta adat hingga hari raya, Barongko tetap mempertahankan identitasnya sebagai simbol kehangatan dan penghormatan.

Baca juga : Kuliner Sakral Sulsel yang Pantang Dimasak Saat Haid

Untuk Anda yang ingin mencoba menghadirkan cita rasa klasik ini di rumah, berikut resep Barongko yang bisa Anda ikuti:

Bahan-bahan:

4 buah pisang kepok matang, dihaluskan

100 gram gula pasir

2 butir telur

1 sendok teh vanili bubuk

1 sendok teh garam

600 ml santan dari 1 butir kelapa

Daun pisang secukupnya untuk membungkus

Lidi secukupnya untuk menyemat

Cara membuat:

1. Campurkan pisang yang telah dihaluskan dengan gula, telur, vanili bubuk, dan garam. Aduk hingga merata.

2. Siapkan daun pisang yang telah dibersihkan. Ambil sekitar 5 sendok makan adonan, letakkan di atas daun pisang.

3. Tambahkan 10 sendok makan santan ke dalam setiap bungkus adonan.

4. Bungkus adonan seperti membuat tum, lalu sematkan dengan lidi agar tidak terbuka saat dikukus.

5. Kukus selama kurang lebih 30 menit atau hingga matang.

6. Setelah matang, biarkan Barongko dingin agar teksturnya lebih padat dan rasa lebih meresap.

Barongko bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang mengakar kuat. Menghidangkannya hari ini bukan hanya tentang melestarikan rasa, tapi juga menyambung sejarah yang pernah hidup di balik dinding istana Bugis-Makassar. (*/IN)