Kue Apang Bugis: Cita Rasa Tradisi yang Menjadi Primadona di Jalur Poros Barru

Penulis: Jumi Aslinda

Para pengguna jalan yang melintasi jalur poros Parepare di wilayah Kabupaten Barru kini kian dimanjakan dengan kehadiran kuliner tradisional Apang Bugis. Keberadaan dua alat kukusan besar yang mencolok di dalam salah satu rumah warga menjadi penanda utama bagi para pelancong untuk singgah mencicipi kudapan khas Sulawesi tersebut.

Kue yang memiliki bentuk kotak menyerupai dua segitiga ini dikenal dengan teksturnya yang sangat lembut dan empuk saat disantap. Tidak seperti kue tradisional lainnya, Apang Bugis di lokasi ini disajikan hangat dengan taburan kelapa parut yang memberikan perpaduan rasa manis dan gurih.

Salah satu pedagang, Sapria, mengungkapkan bahwa proses pembuatan kue ini dilakukan secara langsung di kediamannya untuk menjaga kesegaran rasa. Ia menjelaskan bahwa aktivitas berdagang biasanya dimulai sejak pukul 06.00 WITA dan dagangannya selalu habis dalam hitungan jam.

“Kalau sekali memasak, bisa habis pukul 6 sore sampai pukul 9 malam. Jika sedang ramai dan saya memasak dua kali, biasanya baru habis sekitar pukul 11 malam,” ujar Sapria.

Seorang penikmat kuliner, Widiawati, menyatakan bahwa kue ini menjadi kegemaran karena rasanya yang pas dan tidak terlalu manis di lidah. Menurutnya, tekstur kue yang lumer di mulut menjadikannya camilan yang sangat cocok sebagai pendamping kopi atau teh di pagi hari.

“Kue itu manis, enak, dan harganya terjangkau, makanya sangat digemari oleh orang tua karena teksturnya yang lembut,” tutur Widiawati memberikan testimoni. Ia menambahkan bahwa perpaduan gula aren dan kelapa parut membuat aroma kue ini sangat menggugah selera.

Rahasia kelembutan kue ini rupanya terletak pada bahan baku tepung beras, gula aren, dan susu bubuk tanpa menggunakan campuran ragi maupun telur. Sapria menyebutkan bahwa setiap harinya ia menghabiskan minimal 4 kilogram adonan untuk memenuhi permintaan pembeli yang kian meningkat.

Kini, para pencinta kuliner tidak perlu jauh-jauh ke Makassar untuk menikmati kudapan tradisional yang autentik dan berkualitas. Kehadiran para penjual di sepanjang jalan poros Barru telah menjadikan Apang Bugis sebagai ikon kuliner lokal yang wajib disinggahi oleh setiap pengendara.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *