GOWA,inspirainusantara.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menerima setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dividen sebesar Rp3.494.840.297 dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Jeneberang untuk Tahun Buku 2025.
Penyerahan dividen tersebut berlangsung di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Jumat (10/4/2026).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyebut capaian dividen tahun ini merupakan yang terbaik sepanjang kontribusi Perumda kepada daerah.
“Secara nilai finansial ini adalah pencapaian terbaik, sekitar Rp3,4 miliar. Ini menunjukkan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa peningkatan kinerja keuangan harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Bukan hanya soal angka, tetapi pelayanan terbaik. Masih ada masyarakat yang puas dan belum puas terhadap layanan, ini yang harus terus kita tingkatkan,” tegasnya.
Menurutnya, Perumda AM Tirta Jeneberang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya layanan air bersih.
Karena itu, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara profit dan manfaat yang dirasakan masyarakat, serta integritas seluruh jajaran perusahaan dalam menjalankan tugas.
“Ini bukan hanya perusahaan jasa, tetapi memiliki peran vital bagi masyarakat. Integritas pegawai sangat dibutuhkan, baik dalam pelayanan maupun pengelolaan keuangan,” jelasnya.
Ia optimistis, jika aspek pelayanan, keseimbangan kinerja, dan integritas terus dijaga, maka capaian dividen ke depan akan semakin meningkat.
“Insya Allah, tahun 2027 bisa lebih baik lagi, bahkan menembus Rp4 miliar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati Gowa mendorong Perumda untuk terus berinovasi, mengingat Kabupaten Gowa memiliki potensi sumber daya air yang besar, tidak hanya untuk kebutuhan daerah sendiri tetapi juga berpeluang menyuplai ke wilayah lain seperti Makassar dan Maros.
Ia juga menyinggung potensi pengembangan air minum dalam kemasan sebagai salah satu langkah inovatif, seiring dengan rencana hadirnya Bendungan Jenelata pada 2028 yang diharapkan dapat meningkatkan pasokan air sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda AM Tirta Jeneberang, Hasanuddin Kamal, mengatakan peningkatan dividen tahun ini merupakan hasil dari dukungan penuh pemerintah daerah serta berbagai upaya perbaikan internal.
“Tahun buku 2025 kami membukukan laba sekitar Rp14 miliar dan menyerahkan dividen Rp3,49 miliar, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya sekitar Rp700 juta,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan, termasuk perluasan cakupan pelayanan serta penambahan kapasitas produksi air di wilayah Bontomarannu.
“Dengan peningkatan kapasitas ini, cakupan pelayanan diharapkan semakin luas dan berdampak pada peningkatan pendapatan serta kontribusi PAD ke depan,” tutupnya. (*/IN)













