Banner Pajak

Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Gelar Seminar Program Kerja di Kelurahan Padaidi

PINRANG,inspirasinusantara.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin yang ditempatkan di Kelurahan Padaidi, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, menggelar seminar program kerja pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 20.00 WITA. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Kepala Lingkungan Pao dan menjadi ajang pemaparan sekaligus penyerapan masukan atas rencana program kerja yang akan dijalankan mahasiswa selama masa pengabdian.

Seminar ini dihadiri oleh perwakilan Kelurahan Padaidi, yaitu Sekretaris Lurah, Kepala Lingkungan Pao, Kepala Lingkungan Barugae, serta Kepala UPT SD Negeri 78 Pinrang. Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Lurah Kelurahan Padaidi, Bapak Syamsul Alam, S.P., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap program kerja yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN di Kelurahan Padaidi.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 116 memaparkan dua kategori program kerja: program kerja unggulan dan program kerja individu. Program kerja unggulan disampaikan oleh Koordinator Desa, Eguh Karya Nugraha, yang mencakup tiga kegiatan utama, yaitu:

1. Pemasangan reflektor jalan di titik-titik tikungan dan perempatan yang rawan kecelakaan;
2. Pembuatan penanda batas wilayah antara Kelurahan Padaidi dan Manarang; dan
3. Pembenahan Kantor Kelurahan Padaidi melalui pembaruan papan struktur organisasi dan penataan lingkungan kantor.

Adapun program kerja individu dipaparkan langsung oleh masing-masing anggota kelompok, meliputi pemasangan lampu jalan tenaga surya, pengolahan sekam padi menjadi briket, program edukasi sains interaktif “Akrab dengan Sains” di SDN 78 Pinrang, pembuatan lilin serai sebagai aromaterapi pengusir nyamuk, program Pojok Baca di SDN 78 Pinrang, serta pemberdayaan UMKM lokal.

Rangkaian program kerja ini dilatarbelakangi oleh sejumlah kondisi yang ditemukan mahasiswa saat observasi awal di lapangan, di antaranya minimnya penanda keselamatan di titik-titik jalan rawan pada malam hari, belum adanya penanda fisik batas administratif antara Kelurahan Padaidi dan Manarang, informasi struktur organisasi pemerintahan kelurahan yang belum diperbarui, serta potensi UMKM lokal yang masih dapat terus dioptimalkan.

Melalui program-program tersebut, mahasiswa berharap dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan warga, memperjelas identitas wilayah, memperkuat tata kelola administrasi kelurahan, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal dan penguatan UMKM.

Seminar ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Salah satu program yang menuai antusiasme cukup tinggi adalah pengolahan sekam padi menjadi briket dan pemberdayaan UMKM, mengingat sebagian besar warga Padaidi berprofesi sebagai petani sehingga sekam padi yang selama ini masih menjadi limbah pertanian yang berpeluang diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat. Sementara itu, program pemberdayaan UMKM dinilai dapat membantu warga mengembangkan dan mengoptimalkan usaha yang telah mereka jalankan.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Lurah BapakSyamsul Alam, S.P. menyampaikan apresiasinya:

Program pemanfaatan sekam padi ini sangat menarik karena memanfaatkan limbah sekam padi yang melimpah di lingkungan sekitar menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Program ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk berwirausaha serta mendukung tumbuh dan berkembangnya UMKM di Kelurahan Padaidi

Secara keseluruhan, semua program kerja yang dipaparkan mendapat dukungan dan disepakati untuk dilaksanakan sesuai jadwal yang telah direncanakan sepanjang bulan Juli hingga Agustus 2026.

Dengan terlaksananya seminar ini, mahasiswa KKN Kelompok 116 berharap program-program yang telah disusun dapat berjalan lancar berkat dukungan dan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, hingga warga setempat. Seminar ini menjadi tonggak awal bagi mahasiswa untuk mulai merealisasikan seluruh program kerja di lapangan, sekaligus mempererat sinergi antara mahasiswa KKN dan masyarakat Kelurahan Padaidi selama masa pengabdian berlangsung.(wid/IN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *