Banner Pajak

Ekraf Dorong Akses Modal untuk Percepat Investasi Kreatif

Langkah ini disampaikan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar saat menjadi pembicara dalam forum Finance 2045 yang diselenggarakan Trescon Global di Jakarta pada Rabu (8/7), melalui paparan bertajuk Creative Economy as Indonesia's Next Investable Growth Engine.(foto:ist)

JAKARTA,insprasinusantara.id -Potensi ekonomi kreatif Indonesia terus tumbuh, tetapi keterbatasan akses permodalan masih menjadi hambatan utama bagi banyak pelaku usaha untuk mengembangkan skala bisnisnya. Kondisi tersebut mendorong Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat kebijakan pembiayaan dan investasi agar sektor kreatif tidak hanya menjadi penggerak ekonomi, tetapi juga berkembang sebagai instrumen investasi baru. Langkah ini disampaikan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar saat menjadi pembicara dalam forum Finance 2045 yang diselenggarakan Trescon Global di Jakarta pada Rabu (8/7), melalui paparan bertajuk Creative Economy as Indonesia’s Next Investable Growth Engine.

Dalam pemaparannya, Irene menjelaskan bahwa secara struktural ekonomi kreatif masih berada dalam kondisi under-capitalised atau memiliki keterbatasan akses modal. Karena itu, menurutnya, sektor tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai kelas aset baru yang menarik bagi investor global apabila didukung dengan sistem pembiayaan yang lebih adaptif terhadap karakter aset kreatif.

“Kami di Kementerian Ekraf berkomitmen memperkuat infrastruktur keuangan melalui sekuritisasi Kekayaan Intelektual di sektor perbankan global. Langkah inovatif ini hadir untuk menciptakan alat ukur baru yang membantu perbankan menilai aset kreatif, baik yang sudah menghasilkan pendapatan maupun yang masih berupa hak cipta/desain baru, sehingga para pelaku industri kreatif kita mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah untuk meningkatkan skala usahanya,” ujar Irene.

Forum Finance 2045 yang mengusung tema Bridging Global Capital to Indonesia’s Digital Boom menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, investor, dan pelaku industri untuk memperkuat akses permodalan sekaligus memperluas peluang investasi di sektor ekonomi kreatif. Upaya tersebut juga didukung capaian investasi sektor ekonomi kreatif yang menunjukkan tren positif. Hingga kuartal III 2025, realisasi investasi ekonomi kreatif mencapai Rp132,04 triliun atau sekitar 9 persen dari total investasi nasional serta telah memenuhi 97 persen target tahunan. Pada periode yang sama, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif mencapai 5,54 persen atau melampaui target sebesar 5,3 persen.

Selain memperkuat pembiayaan, Kementerian Ekraf juga menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung daya saing pelaku ekonomi kreatif di pasar global. Irene mengatakan kementeriannya tengah memperluas penggunaan QRIS di luar negeri guna menyelesaikan persoalan pembayaran internasional yang dihadapi kreator Indonesia. Di sisi lain, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (*artificial intelligence*/AI) dan *blockchain* juga didorong untuk melindungi hak cipta karya lokal sekaligus mempermudah produk kreatif Indonesia memasuki pasar internasional.

“Untuk menjaga momentum pertumbuhan ini, selain fokus pada urusan permodalan, Kementerian Ekraf juga bergerak cepat menyelesaikan permasalahan pembayaran internasional bagi para kreator melalui perluasan QRIS di luar negeri. Kami turut memanfaatkan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (AI) dan blockchain untuk melindungi hak cipta karya lokal sekaligus mempermudah produk kreatif Indonesia menembus pasar global,” kata Irene.

Melalui partisipasi dalam Finance 2045 yang diselenggarakan Trescon Global, Kementerian Ekraf berharap kolaborasi dengan investor global, lembaga keuangan, dan mitra strategis dapat membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat ekosistem investasi yang lebih inklusif bagi industri berbasis kreativitas.(bil/IN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *