Harga Pangan Naik, Belanja Warga Mulai Tertekan

HARGA PANGAN NAIK
Aktivitas jual beli bahan pangan di pasar tradisional. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat kenaikan harga beras, cabai, bawang, dan gula pada awal Mei 2026 yang berdampak pada daya beli masyarakat.(foto:ist)

INSPIRASINUSANTARA-Kenaikan harga sejumlah bahan pangan pada awal Mei 2026 mulai memengaruhi pengeluaran rumah tangga di berbagai daerah. Beras, cabai, bawang merah hingga gula pasir tercatat mengalami lonjakan harga dalam waktu hampir bersamaan, memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok.

Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional menunjukkan harga beras kualitas bawah I naik 7,56 persen menjadi Rp15.650 per kilogram. Harga bawang merah melonjak 14,57 persen menjadi Rp52.700 per kilogram, sementara cabai merah keriting naik 13,17 persen menjadi Rp52.850 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada gula pasir premium yang naik 17,28 persen menjadi Rp23.750 per kilogram. Lonjakan harga sejumlah komoditas pangan itu mulai dirasakan masyarakat, terutama rumah tangga menengah ke bawah yang bergantung pada kebutuhan harian.

Sejumlah warga mulai menyesuaikan pola belanja dengan mengurangi pembelian bahan pangan tertentu atau mencari alternatif yang lebih murah di pasar tradisional. Kenaikan harga yang terjadi hampir bersamaan dinilai membuat masyarakat semakin sulit menekan pengeluaran rumah tangga.

Selain faktor pasokan, kondisi cuaca dan distribusi disebut ikut memengaruhi kenaikan harga pangan di sejumlah wilayah. Komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang menjadi kelompok pangan yang paling rentan mengalami lonjakan ketika distribusi terganggu dan pasokan menurun.

Hingga pertengahan Mei 2026, belum ada kepastian kapan harga pangan kembali stabil. Kondisi pasokan dan distribusi dinilai masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga di pasar. Jika situasi belum membaik dalam beberapa pekan ke depan, tekanan terhadap daya beli masyarakat diperkirakan akan semakin terasa menjelang pertengahan tahun.(wnd/IN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *