Pemkab Enrekang Tunjukan Perhatian Pengembangan Wisata Berbasis Alam

Wisata
INOVASI. Bupati Enrekang, Muh Yusuf Ritangnga saat meninjau salah satu wilayah yang menarik dijadikan tempat wisata. (foto:ist)

ENREKANG, inspirasinusantara.id — Kabupaten Enrekang memiliki bentang alam pegunungan yang potensial dikembangkan sebagai destinasi wisata. Namun hingga kini, pilihan tempat wisata yang terkelola dengan baik masih terbatas, sehingga peluang ekonomi dari sektor pariwisata belum sepenuhnya optimal bagi daerah.

Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Enrekang mulai menunjukkan perhatian terhadap pengembangan wisata berbasis alam. Bupati Enrekang, Yusuf Ritangnga, melalui unggahan di media sosial Instagram, memperlihatkan aktivitas peninjauan salah satu wilayah dengan panorama alam yang dinilai berpotensi menjadi destinasi wisata baru.

“Insyaallah kita upayakan menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Enrekang,” ujar pria yang akrab disapa Haji Ucu itu dalam unggahannya.

Ia menyampaikan harapan agar kawasan tersebut, jika dikembangkan, dapat menjadi tempat singgah yang nyaman bagi pengunjung yang datang ke Enrekang. Namun, Haji Ucu menegaskan bahwa lokasi tersebut belum masuk dalam rencana resmi pemerintah daerah.

“Ini bukan rencana pemkab. Kebetulan kami lewat dan singgah menikmati keindahan alam di sana, dan berdoa semoga ada swasta yang memanfaatkan tempat yang indah itu,” tulisnya dalam kolom komentar unggahan tersebut.

Menurutnya, keterlibatan pihak swasta menjadi salah satu harapan agar pengembangan wisata di Enrekang memiliki lebih banyak pilihan dan tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah daerah. Ia menilai, kolaborasi semacam itu dapat membuka peluang kunjungan wisatawan ke Enrekang di masa depan.

Sementara itu, Haji Ucu juga menyampaikan perkembangan salah satu destinasi yang telah direncanakan sebelumnya. Tempat Wisata Buttu Macca, kata dia, saat ini masih dalam proses perizinan dan diharapkan dapat segera berfungsi secara optimal.

Pengembangan sektor pariwisata di Enrekang ke depan menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam memastikan kejelasan perencanaan, perizinan, serta peran pemerintah dan swasta. Arah kebijakan yang jelas dinilai penting agar potensi alam tidak hanya menjadi pemandangan, tetapi juga memberi dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. (*/IN)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top