Pemulihan Sanitasi dan Kesehatan Warga Aceh Tamiang Didukung PT Vale–Pemkab Luwu Timur

PT Vale
PEDULI. PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan yang difokuskan pada pemulihan sanitasi, kesehatan, dan lingkungan warga terdampak banjir. Bantuan disalurkan pada Minggu, 4 Januari 2026, ke tiga desa terdampak, yakni Desa Menanggini, Desa Alur Jambu, dan Desa Kebun Tanjung Seumantoh. (foto:ist)

ACEH, inspirasinusantara.id — Banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang meninggalkan persoalan lanjutan berupa rusaknya sistem sanitasi, meningkatnya risiko penyakit, serta keterbatasan peralatan pembersihan lingkungan. Kondisi ini menjadi tantangan utama bagi warga dalam memulihkan aktivitas sehari-hari pascabencana.

Untuk merespons kebutuhan tersebut, PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan yang difokuskan pada pemulihan sanitasi, kesehatan, dan lingkungan warga terdampak banjir. Bantuan disalurkan pada Minggu, 4 Januari 2026, ke tiga desa terdampak, yakni Desa Menanggini, Desa Alur Jambu, dan Desa Kebun Tanjung Seumantoh.

Setiap desa menerima satu truk bantuan berisi paket kebutuhan dasar keluarga dan Family Hygiene Kit untuk mendukung kebersihan rumah tangga pascabanjir. Selain itu, disalurkan pula perlengkapan tidur, alat makan dan masak, serta perlindungan kesehatan untuk membantu warga kembali memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri.

Bantuan juga mencakup peralatan teknis seperti mesin fogging untuk pengendalian vektor penyakit, mesin chainsaw, dan mesin penyemprot air yang digunakan dalam proses pembersihan puing dan lumpur di wilayah terdampak. Peralatan ini ditujukan untuk mempercepat pemulihan lingkungan permukiman warga.

Head of External Relation Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, menyatakan bahwa dukungan tersebut diarahkan untuk mengurangi risiko lanjutan pascabanjir. “Fokus kami adalah membantu warga memulihkan kondisi dasar kehidupan, terutama kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melengkapi bantuan logistik dengan layanan kesehatan lapangan. Tim medis diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, terutama bagi kelompok rentan yang terdampak langsung oleh banjir.

Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, menyampaikan bahwa intervensi kesehatan dan sanitasi menjadi kebutuhan mendesak setelah bencana. “Upaya ini penting agar dampak banjir tidak berlanjut menjadi persoalan kesehatan masyarakat,” katanya.

Kolaborasi antara PT Vale Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ini menempatkan pemulihan sanitasi dan kesehatan sebagai prioritas penanganan pascabencana. Dalam jangka panjang, pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kualitas hidup warga Aceh Tamiang sekaligus menjadi bagian dari penguatan respons kebencanaan lintas daerah yang lebih berbasis dampak dan kebutuhan lapangan.(*/IN)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top