INSPIRASINUSANTARA.ID — Persib Bandung akan memulai perjalanan di ASEAN Club Championship 2026/2027. Port FC menjadi lawan pertama Maung Bandung di kompetisi tersebut.
Pertandingan berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026. Persib akan menghadapi wakil Thailand tersebut di kandangnya.
Laga ini menjadi agenda internasional ketiga Persib musim ini. Sebelumnya, Persib juga tampil di Super League dan AFC Champions League Two.
Bagi Persib, Shopee Cup merupakan kompetisi baru. Karena itu, pertandingan pertama menjadi kesempatan membuka perjalanan dengan hasil positif.
Kapten Persib, Marc Klok, menyebut timnya antusias menghadapi kompetisi tersebut. Persiapan juga sudah dilakukan melalui latihan intensif.
“Cukup lama kami tidak ada pertandingan,” kata Klok di Bandung, Selasa, 6 Oktober 2026.
Menurut Klok, kondisi atmosfer di dalam klub juga sangat baik. Para pemain telah menjalani latihan berat selama sekitar dua pekan.
“Kami sangat antusias untuk mulai Shopee Cup,” ujarnya.
Target Persib Bukan Sekadar Tiga Poin
Pertandingan melawan Port FC memang menjadi laga pembuka. Namun, tujuan Persib tidak berhenti pada kemenangan pertama.
Klok menyebut Persib memiliki target yang lebih besar. Maung Bandung ingin menjadi juara kompetisi tersebut.
“Ini kompetisi baru buat kami dan kami juga punya target baru,” kata Klok.
Ia berharap Persib bisa memulai perjalanan dengan kemenangan. Hasil tersebut akan menjadi awal untuk mengejar target berikutnya.
“Semoga kami mulai dengan kemenangan di sana,” ujarnya.
Klok mengatakan Persib tidak menyiapkan strategi khusus. Tim akan menjalani pertandingan seperti biasanya.
“Bukan khusus. Seperti biasa kami main untuk menang,” kata Klok.
Ia menegaskan target Persib tetap menjadi juara. Namun, perjalanan tersebut akan dijalani secara bertahap.
Persib memilih fokus pada satu pertandingan terlebih dahulu. Setiap laga akan diselesaikan sebelum memikirkan pertandingan berikutnya.
Port FC Menjadi Ujian Pertama
Port FC bukan lawan yang asing bagi Persib. Kedua tim sudah pernah bertemu dalam kompetisi sebelumnya.
Catatan pertemuan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Maung Bandung. Persib belum pernah mengalahkan Port FC dalam tiga pertemuan.
Port FC meraih dua kemenangan. Satu pertandingan lainnya berakhir imbang dengan skor 2-2.
Catatan tersebut terjadi dalam AFC Champions League Two dan Piala Presiden. Kini, Persib kembali bertemu Port FC dalam kompetisi berbeda.
Pelatih Persib Igor Tolic menilai Port FC memiliki kualitas. Tim Thailand tersebut juga memiliki sejumlah pemain berlabel tim nasional.
Port FC dikenal memiliki transisi permainan yang cepat. Eksekusi bola mati mereka juga menjadi perhatian Persib.
“Kami pergi ke sana, tim mereka bagus,” ujar Igor.
Menurutnya, persiapan Persib juga diarahkan untuk menghadapi karakter permainan tersebut. Latihan mencakup aspek menyerang dan bertahan.
“Kami melakukan beberapa latihan penyerangan, pertahanan untuk bersiap menghadapi kompetisi baru,” katanya.
Persib Sudah Mempelajari Permainan Port FC
Persib tidak datang ke Thailand tanpa persiapan. Tim pelatih sudah mempelajari permainan Port FC.
Analisis dilakukan melalui rekaman pertandingan. Cara tersebut digunakan untuk melihat karakter permainan calon lawan.
Penyerang Persib Luka Menalo menyebut proses tersebut penting. Menurutnya, Port FC memiliki kualitas yang harus diwaspadai.
“Kami sudah melihat permainan Port FC melalui beberapa pertandingan mereka,” ujar Menalo.
Meski demikian, Persib merasa memiliki modal untuk bersaing. Menalo menyebut timnya juga memiliki kekuatan.
“Mereka punya kualitas, tetapi kami juga memiliki modal kuat,” katanya.
Persiapan Persib disebut berjalan sesuai rencana. Para pemain juga menyatakan kesiapan menghadapi pertandingan.
“Persiapan berjalan sangat baik. Kami siap,” ujar Menalo.
Jadwal Padat Menjadi Tantangan Berikutnya
Laga Port FC bukan satu-satunya agenda Persib pada Oktober. Setelah itu, Maung Bandung menghadapi rangkaian pertandingan yang padat.
Persib akan menjamu Dewa United pada 11 Oktober. Tiga hari kemudian, mereka menghadapi Viettel FC di ACL 2.
Persik Kediri menjadi lawan berikutnya pada 18 Oktober. Setelah itu, Persib menghadapi Madura United pada 22 Oktober.
Garudayaksa FC kemudian menunggu Persib pada 26 Oktober. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor.
Persib juga masih memiliki agenda ACL 2. Melbourne Victory menjadi lawan pada 28 Oktober di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Padatnya jadwal membuat Persib harus menjaga fokus. Setiap pertandingan membutuhkan persiapan tersendiri.
Klok mengakui jadwal tersebut akan menguras tenaga. Namun, kondisi itu tidak mengubah target Persib.
“Ini adalah jadwal yang sangat panjang, menguras tenaga, dan padat bagi kami,” katanya.
Menurut Klok, kemenangan tetap menjadi target klub. Karena itu, para pemain dituntut mengubah pola pikir untuk menjaga konsentrasi.
“Kemenangan bukan hal yang biasa atau yang mudah,” ujarnya.
Namun, target tersebut tetap menjadi bagian dari pola pikir Persib. Maung Bandung ingin menjalani kompetisi dengan orientasi kemenangan.
Port FC Menjadi Langkah Pertama
Persib kini menghadapi pertandingan pertama di Shopee Cup. Port FC menjadi ujian pembuka dalam perjalanan tersebut.
Laga ini sekaligus memberi kesempatan kepada Persib memperbaiki catatan pertemuan. Maung Bandung belum pernah menang atas Port FC.
Di sisi lain, Persib membawa target yang lebih besar. Marc Klok menyebut klub ingin menjadi juara.
Caranya dimulai dari satu pertandingan. Port FC menjadi langkah pertama Persib untuk mengejar target tersebut.
Perjalanan di panggung Asia pun dimulai dari Thailand. Hasil laga pertama akan menjadi bagian awal perjalanan Maung Bandung di ASEAN Club Championship 2026/2027. (*/IN)














