MAKASSAR, inspirasinusantara.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Kepegawaian dan Pengelolaan SDM Daerah (BKPSDMD) terus memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) melalui program peningkatan kinerja dan pengembangan SDM.
Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah pelaksanaan uji kompetensi (ukom) secara bertahap untuk berbagai jenjang pegawai.
Kepala BKPSDMD Makassar Kamelia Thamrin Tantu menjelaskan bahwa uji kompetensi telah dilakukan untuk 153 lurah serta ratusan pegawai lainnya.
Program ini juga didukung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang menugaskan 1.050 pegawai Pemkot Makassar untuk mengikuti ukom.
“Jadi ukom ini sebenarnya bukan soal lulus atau tidak lulus. Di situ dilihat bagaimana potensi daripada semua pegawai,” ujar Kamelia, Jumat (12/12/2025)..
Menurut Kamelia, uji kompetensi tujuan utamanya adalah mengukur kemampuan ASN untuk kemudian dipetakan sesuai kebutuhan organisasi.
“Kita bisa melihat pegawai ini tindakan apa yang perlu dilakukan tahun depan, pelatihan apa yang dibutuhkan. Jadi bukan soal lulus atau tidak lulus, tetapi kemampuan yang diukur,” jelasnya.
Hasil ukom akan menjadi dasar penyusunan program pelatihan tahun 2026 serta bahan pertimbangan dalam proses promosi, mutasi, atau penempatan jabatan lainnya.
Kamelia menegaskan bahwa hasil ukom turut menjadi salah satu instrumen objektif dalam manajemen talenta ASN. Potensi dan kompetensi yang terpetakan dari ukom dapat memperlihatkan kecocokan pegawai untuk dipromosikan atau dipertimbangkan untuk penataan jabatan.
“Itu juga bisa jadi bahan pertimbangan untuk bagaimana mempromosikan orang atau apakah dia mesti dimutasi atau tidak,” katanya. (*/IN)














