MAKASSAR,inspirasinusantara.id — Kota Makassar meraih kategori kinerja tertinggi dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025 yang dirilis Kementerian Dalam Negeri. Capaian ini menempatkan Makassar sebagai salah satu daerah dengan kinerja pemerintahan terbaik di Indonesia, sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap kualitas layanan publik.
Berdasarkan hasil penilaian, Makassar memperoleh skor 3,6171 dan masuk dalam sembilan kota dengan kinerja terbaik secara nasional. Kota ini juga menjadi satu-satunya daerah dari kawasan Indonesia Timur yang berhasil mencapai kategori tertinggi EPPD 2025.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur pemerintah daerah, termasuk dukungan berbagai pemangku kepentingan.
“Penghargaan yang kita dapatkan adalah kerja kita bersama, bentuk kolaborasi dan kerja sama untuk memastikan pola layanan dan tata kelola pemerintahan bisa berjalan dengan baik,” ujarnya di Balai Kota Makassar, Selasa (28/4/2026).
EPPD merupakan instrumen evaluasi dari Kemendagri yang digunakan untuk mengukur kinerja pemerintah daerah berdasarkan aspek perencanaan, pelaksanaan program, hingga akuntabilitas dan pelaporan kinerja. Hasil penilaian ini menjadi salah satu indikator nasional dalam menilai kualitas tata kelola pemerintahan daerah.
Meski Makassar meraih EPPD tertinggi 2025, capaian tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi layanan publik di lapangan. Sejumlah aspek seperti pemerataan layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur masih menjadi tantangan yang perlu diperhatikan dalam implementasi kebijakan.
Munafri menegaskan bahwa capaian ini tidak boleh membuat pemerintah daerah berpuas diri. Ia meminta seluruh jajaran tetap menjaga konsistensi kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
“Kita berharap proses ini tidak membuat kita puas. Seluruh stakeholder menjadi bagian penting dalam jalannya tata pemerintahan,” kata Munafri.
Sebagai pembanding, sejumlah kota lain seperti Bandung, Surabaya, dan Semarang juga masuk dalam kategori kinerja terbaik nasional. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan antar daerah dalam peningkatan tata kelola pemerintahan semakin ketat dan menuntut dampak nyata bagi kualitas layanan publik.(*/IN)














