MAKASSAR,inspirasinusantara.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui skema Multi Years Project (MYP). Sejumlah ruas strategis kini mulai memasuki tahap pengaspalan.
Program ini menjadi prioritas Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar secara merata di seluruh wilayah.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan progres pekerjaan terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
“Paket 1 dan Paket 2 saat ini mulai bergerak, meskipun sebagian ruas masih berada pada tahap awal pengerjaan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Pada Paket 1, ruas Ujung Lamuru–Palattae serta Panciro–Batas Kota Makassar masing-masing telah mencapai progres sekitar 0,309 persen. Sementara ruas Tanete–Tanaberu masih dalam tahap pengerjaan bahu jalan.
Untuk Paket 2, ruas Batas Kota Makassar–Bonto Ramba mencatat progres sekitar 1,319 persen. Selain itu, pekerjaan juga berlangsung pada ruas Panciro–Batas Makassar serta ruas Batas Gowa–Tondong yang saat ini memasuki tahap pelapisan ulang aspal (overlay).
Sebelumnya, Pemprov Sulsel juga melaporkan progres Paket 3 di wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang yang telah memasuki tahap pengaspalan dasar hingga pelapisan akhir.
Ruas Pangkajene Sidrap–Rappang saat ini dalam proses pengerjaan aspal dasar dan pelapisan akhir, sementara ruas Batas Sidrap–Malimpung juga menjalani tahapan serupa.
Berdasarkan data terbaru, progres ruas Batas Sidrap–Malimpung telah mencapai 7,83 persen, sedangkan ruas Pangkajene Sidrap–Rappang mencapai 12,44 persen.
Rosyadi menjelaskan, selain pengaspalan, pekerjaan bahu jalan turut dilakukan guna meningkatkan aspek keselamatan pengguna jalan.
Menurutnya, ruas-ruas yang ditangani merupakan jalur penghubung utama antarwilayah yang selama ini menjadi akses vital masyarakat, baik untuk mobilitas harian maupun distribusi logistik.
“Perbaikan infrastruktur jalan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujarnya.
Pemprov Sulsel menargetkan pembangunan jalan melalui skema MYP dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung pemerataan pembangunan di berbagai daerah di Sulawesi Selatan. (*/IN)













