Sayur Pangi, Kuliner Khas Sulsel yang Cocok untuk Menu Sahur Sehat

AROMATIK. Sayur pangi adalah hidangan khas Toraja yang terbuat dari daun pangi, bisa dicampur dengan daging atau ikan, serta dipadukan dengan pamarassan untuk cita rasa khas. (foto:ist)

INSPIRASI NUSANTARA – menu sahur yang sehat dan bergizi menjadi kunci utama agar tubuh tetap bugar selama berpuasa. Di Sulawesi Selatan, ada satu kuliner tradisional yang tak hanya menggugah selera, tetapi juga kaya manfaat, yaitu sayur pangi.

Menjelang bulan Ramadan, pemilihan menu sahur menjadi hal penting untuk menjaga kebugaran tubuh selama berpuasa. Salah satu pilihan makanan khas Sulawesi Selatan yang bisa menjadi menu sahur adalah sayur pangi, masakan berbahan dasar buah pangi yang kaya akan nutrisi dan bisa dikombinasikan dengan ikan atau daging.

Menurut Dr. dr. HM Khidri Alwi, M.Kes., MA, ahli gizi dari Universitas Muslim Indonesia (UMI), makanan yang dikonsumsi saat menu sahur dan berbuka sangat berpengaruh pada ketahanan tubuh selama berpuasa. Pemilihan menu sahur yang tepat dapat membantu menjaga energi dan mencegah tubuh terasa lemas sepanjang hari.

Pohon Pangi, Sumber Gizi dengan Banyak Manfaat

Mengutip Hello Sehat, pohon pangi dikenal sebagai pohon serba guna karena hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan, mulai dari daun, buah, biji, batang, hingga kulit kayunya. Biji pangi yang sering dijadikan bahan utama dalam menu sahur ini mengandung berbagai nutrisi penting, seperti zat besi, vitamin C, vitamin B1, fosfor, kalium, dan kalsium.

Namun, biji pangi atau yang juga dikenal sebagai kluwek harus diolah dengan benar sebelum dikonsumsi. Pasalnya, biji pangi mengandung asam sianida, zat beracun yang bisa membahayakan kesehatan jika dikonsumsi secara langsung.

Oleh karena itu, proses fermentasi atau perendaman diperlukan untuk menghilangkan racun tersebut sebelum digunakan dalam menu sahur. Selain diolah menjadi sayur, biji pangi juga dapat diekstraksi menjadi minyak kepayang.

Sayur Pangi, Lezat dan Mengenyangkan untuk Menu Sahur

Selain kaya akan nutrisi, sayur pangi juga dikenal memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang khas. Biasanya, menu sahur ini dimasak dengan tambahan ikan atau daging agar semakin lezat dan mengenyangkan.

Kombinasi protein hewani dari ikan atau daging dengan kandungan zat besi serta vitamin dalam pangi menjadikannya pilihan makanan yang seimbang untuk menu sahur. Kelebihan lainnya, sayur pangi memiliki serat yang cukup tinggi, sehingga dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Hal ini sangat penting saat berpuasa, karena dapat mengurangi rasa lapar di siang hari. Tak heran jika sayur pangi menjadi salah satu kuliner khas Sulawesi Selatan yang tetap eksis dan digemari, terutama saat bulan Ramadan sebagai menu sahur.

Dengan kandungan gizinya yang melimpah serta rasanya yang khas, sayur pangi bisa menjadi pilihan menu sahur yang sehat dan bergizi, terutama bagi masyarakat Sulawesi Selatan yang ingin tetap bugar selama menjalankan ibadah puasa. (*/IN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *