IN, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung kebijakan pembinaan atlet muda serta pengembangan fasilitas olahraga sebagai bagian dari strategi mencetak atlet berprestasi hingga ke tingkat nasional.
Hal ini disampaikan Wali Kota Makassar yang akrab disapa Appi itu saat membuka Kejuaraan WONDR Sirkuit Nasional (Sirnas) B PBSI 2025 yang digelar di Gedung Olahraga Kampus Poltekkes Makassar, Sabtu (10/5/2025).
BACA JUGA: Wali Kota Makassar Jajaki Program Beasiswa dengan Konjen Amerika Serikat
Wali Kota Makassar berharap kejuaraan ini menjadi ajang strategis untuk menyeleksi dan membina talenta bulu tangkis yang potensial mewakili Makassar pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
“Pemerintah Kota Makassar akan terus mendorong lahirnya atlet-atlet muda melalui pembinaan berkelanjutan dan penyediaan fasilitas yang memadai. Ini adalah bagian dari upaya kebijakan pembangunan sektor olahraga yang inklusif dan berprestasi,” kata Appi.
Menurutnya, olahraga, khususnya bulu tangkis, harus menjadi perhatian bersama karena memiliki potensi besar sebagai alat diplomasi daerah sekaligus kebanggaan nasional. Munafri menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas olahraga, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang sehat.
“Fungsi pemerintah sebagai fasilitator olahraga akan kami perkuat. Kami ingin Makassar tidak hanya menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga melahirkan atlet yang membawa nama baik kota ini ke pentas nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Kejuaraan Sirnas B PBSI 2025 ini diikuti oleh 598 atlet dari 121 klub bulu tangkis yang berasal dari 23 provinsi di Indonesia. Jumlah peserta tersebut melampaui target panitia yang awalnya berkisar antara 400–500 peserta. Total hadiah yang diperebutkan dalam kejuaraan ini mencapai Rp167 juta.
Kejuaraan ini mempertandingkan tiga kategori usia: Usia Dini (U11), Anak-anak (U13), dan Pemula (U15), dengan nomor pertandingan tunggal, ganda, dan ganda campuran putra-putri.
Munafri menambahkan bahwa kebijakan olahraga di Makassar ke depan akan diarahkan untuk memperkuat sistem regenerasi atlet, memperluas akses pembinaan, dan mengoptimalkan potensi anak muda.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita membangun semangat kompetitif dan profesionalisme sejak usia dini. Ini juga langkah konkret mendukung Indonesia Emas 2045 di bidang olahraga,” tutup Ketua Golkar Makassar itu. (*/IN)













