Mengapa jeruk tak aman dikombinasikan dengan susu dan makanan tertentu?

INSPIRASINUSANTARA-Konsumsi jeruk tak aman dikombinasikan dengan sejumlah makanan tertentu karena berpotensi mengganggu sistem pencernaan. Kebiasaan ini masih kerap terjadi dalam pola makan sehari-hari, terutama saat jeruk dikonsumsi bersamaan dengan makanan utama tanpa jeda waktu.

Jeruk mengandung asam sitrat yang cukup tinggi dan dapat bereaksi dengan zat lain dalam makanan, terutama protein. Reaksi ini dapat memengaruhi proses pencernaan, mulai dari perubahan struktur makanan hingga menghambat penyerapan nutrisi di dalam tubuh.

Praktisi gizi klinis, dr. Rina Pratama, Sp.GK, mengatakan bahwa kombinasi jeruk dengan produk susu perlu dihindari. “Asam pada jeruk dapat menyebabkan protein susu menggumpal di dalam lambung, yang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman,” ujarnya.

Selain itu, jeruk tak aman dikombinasikan dengan makanan tinggi protein seperti daging dan telur. Rina menjelaskan bahwa makanan berprotein membutuhkan waktu cerna lebih lama, sehingga ketika dikonsumsi bersamaan dengan jeruk, proses pencernaan dapat terganggu dan terasa lebih berat.

Kombinasi jeruk dengan buah tertentu seperti pepaya juga dinilai kurang tepat. Ia menambahkan bahwa perbedaan enzim dalam kedua jenis buah tersebut dapat memengaruhi keseimbangan sistem pencernaan dan berpotensi menimbulkan gangguan.

Dampak dari kombinasi makanan yang tidak tepat ini antara lain perut kembung, rasa penuh, hingga penyerapan nutrisi yang tidak optimal. Risiko tersebut dapat meningkat jika kebiasaan ini dilakukan secara berulang tanpa pengaturan pola konsumsi yang tepat.

Untuk mengurangi risiko, dr. Rina menyarankan agar konsumsi jeruk tidak dilakukan bersamaan dengan makanan-makanan tersebut. Ia menambahkan bahwa jeda waktu sekitar satu hingga dua jam dapat membantu tubuh mencerna makanan secara lebih optimal dan menjaga keseimbangan sistem pencernaan.(jmi/IN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *