INSPIRASINUSANTARA-Pola makan mulai menjadi perhatian dalam pembahasan kesehatan hormon perempuan. Konsumsi makanan sehari-hari dinilai memiliki kaitan dengan keseimbangan hormon yang berpengaruh pada metabolisme tubuh, kualitas tidur, suasana hati hingga kesehatan reproduksi perempuan.
Ketidakseimbangan hormon juga dapat menimbulkan efek fisik dan psikologis, termasuk memicu ketidakteraturan siklus menstruasi, kelelahan, jerawat, kembung hingga fluktuasi berat badan. Kondisi tersebut membuat pembahasan mengenai kesehatan hormon perempuan semakin dikaitkan dengan pola hidup dan asupan makanan sehari-hari. Ahli nutrisi dan pelatih kebugaran Neeraja Mehta menyebut makanan dengan kandungan serat, probiotik, lemak sehat dan antioksidan dapat membantu menjaga stabilitas hormon dalam tubuh.
Menurut dia, pola konsumsi sehari-hari memiliki peran penting dalam mendukung keseimbangan hormon secara alami. Sayuran hijau menjadi salah satu makanan yang disorot karena mengandung magnesium, zat besi, folat dan antioksidan. Kandungan tersebut dinilai membantu tubuh menghadapi stres sekaligus mendukung proses metabolisme hormon agar tetap seimbang.
Selain itu, yoghurt tanpa pemanis juga disebut baik untuk menjaga kesehatan hormon perempuan. Kandungan probiotik di dalamnya membantu menjaga kesehatan usus yang memiliki peran dalam proses pengaturan dan pembuangan hormon dari tubuh. Biji-bijian dan kacang-kacangan turut direkomendasikan karena mengandung lemak sehat dan serat yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Kondisi tersebut dinilai penting dalam mendukung keseimbangan hormon secara alami. Dalam laporan tersebut, Neeraja Mehta juga menyarankan perempuan untuk mengurangi konsumsi makanan olahan dan gula berlebih karena dapat memicu lonjakan gula darah yang berdampak pada keseimbangan hormon.
Meningkatnya perhatian terhadap pola makan menunjukkan isu kesehatan hormon perempuan mulai bergeser menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Perubahan pola konsumsi dinilai dapat menjadi salah satu upaya menjaga kesehatan tubuh perempuan secara lebih berkelanjutan.(wnd/IN)













