Sulsel  

Dua Kandidat Bersaing untuk Direktur Perumda Tirta Massenrempulu

Mardan dan Fadly Jafar lolos seleksi administrasi. Keduanya akan menjalani psikotes dan wawancara di Universitas Hasanuddin, Makassar, untuk menguji kompetensi sebelum penentuan calon direktur.

Perumda Tirta Massenrempulu
SELEKSI. Panitia Seleksi (Pansel) Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Massenrempulu Kabupaten Enrekang menetapkan Mardan dan Fadly Jafar sebagai dua calon yang lolos seleksi administrasi, Senin (26/10/2026).

INSPIRASINUSANTARA.ID — Panitia Seleksi (Pansel) Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Massenrempulu Kabupaten Enrekang menetapkan Mardan dan Fadly Jafar sebagai dua calon yang lolos seleksi administrasi, Senin (26/10/2026). Keduanya dijadwalkan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) pada 27–31 Oktober 2026 di Makassar melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Enrekang dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk menilai kompetensi calon pemimpin perusahaan daerah tersebut.

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam menentukan figur yang akan mengelola Perumda Tirta Massenrempulu, perusahaan daerah yang bergerak dalam penyediaan layanan air bersih. Bagi masyarakat Enrekang, proses pemilihan direktur berkaitan dengan kepemimpinan perusahaan yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pelayanan air kepada pelanggan.

Dua Kandidat Direktur Perumda Tirta Massenrempulu Jalani UKK

Ketua Pansel yang juga Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Enrekang, Zulkarnain Kara, menyampaikan bahwa kedua kandidat telah memenuhi persyaratan pada tahap administrasi. Proses seleksi selanjutnya memasuki penilaian kelayakan dan kemampuan masing-masing calon.

Dalam tahapan UKK, Mardan dan Fadly Jafar akan mengikuti psikotes serta wawancara. Kedua metode penilaian tersebut digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai kapasitas kandidat sebelum proses seleksi dilanjutkan.

Pelaksanaan UKK dan perampungan nilai dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 27 hingga 31 Oktober 2026. Seluruh kegiatan psikotes dan wawancara akan dipusatkan di Universitas Hasanuddin, Makassar.

“Jadi, psikotes dan wawancara akan dilakukan di Unhas,” kata Zulkarnain.

Pemkab Enrekang Gandeng Unhas untuk Seleksi Direktur

Pemerintah Kabupaten Enrekang melibatkan Universitas Hasanuddin sebagai lembaga independen dalam proses penilaian calon Direktur Perumda Tirta Massenrempulu. Kerja sama tersebut dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan seleksi yang profesional dan berbasis kompetensi.

Menurut Zulkarnain, pemilihan Unhas didasarkan pada kredibilitas dan pengalaman perguruan tinggi tersebut dalam melakukan penilaian terhadap calon pemimpin. Keterlibatan lembaga eksternal diharapkan dapat membantu panitia memperoleh hasil evaluasi yang objektif.

“Kita dalam hal ini bekerja sama dengan lembaga independen, yaitu Universitas Hasanuddin. Alasannya, Unhas merupakan lembaga yang kredibel dan memiliki pengalaman yang sangat panjang untuk menyaring figur-figur yang dianggap mumpuni,” kata Zulkarnain.

Dalam pelaksanaan UKK, proses penilaian melibatkan tiga penguji. Dua penguji berasal dari Universitas Hasanuddin, sedangkan satu penguji merupakan perwakilan Pemerintah Kabupaten Enrekang.

Komposisi tersebut memungkinkan penilaian dilakukan dengan melibatkan unsur akademisi dan pemerintah daerah. Hasil pengujian nantinya menjadi bagian dari proses penentuan kelayakan kandidat untuk memimpin perusahaan.

Mengapa Seleksi Direktur Perumda Penting bagi Warga Enrekang?

Perumda Tirta Massenrempulu memiliki peran dalam pengelolaan layanan air bersih di Kabupaten Enrekang. Karena itu, kemampuan manajerial dan kepemimpinan direktur menjadi faktor penting dalam menjalankan operasional perusahaan serta memenuhi kebutuhan pelanggan.

Direktur perusahaan daerah tidak hanya bertanggung jawab terhadap pengelolaan organisasi, tetapi juga menghadapi tantangan dalam menjaga keberlangsungan pelayanan. Pengambilan keputusan terkait operasional, pengelolaan sumber daya, dan kinerja perusahaan merupakan bagian dari tanggung jawab kepemimpinan tersebut.

Melalui proses seleksi berbasis kompetensi, pemerintah daerah berupaya mendapatkan calon direktur yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Namun, kualitas pelayanan air bersih ke depan tetap akan bergantung pada kebijakan dan pelaksanaan program setelah direktur terpilih menjalankan tugasnya.

Hasil UKK Jadi Dasar Penilaian Kompetensi Kandidat

Lolosnya Mardan dan Fadly Jafar pada tahap administrasi belum berarti salah satu dari mereka telah ditetapkan sebagai direktur. Keduanya masih harus mengikuti rangkaian pengujian untuk menilai kelayakan dan kemampuan memimpin Perumda Tirta Massenrempulu.

Setelah psikotes dan wawancara, panitia akan memasuki tahapan perampungan nilai sesuai jadwal seleksi. Hasil penilaian tersebut diharapkan memberikan gambaran mengenai kompetensi masing-masing kandidat.

Hingga pengumuman kelulusan administrasi pada 26 Oktober 2026, panitia belum menyampaikan hasil UKK maupun nama calon yang akan ditetapkan sebagai direktur. Dengan demikian, proses seleksi masih berlangsung dan keputusan akhir belum diumumkan.

Bagi masyarakat Enrekang, tahapan ini menjadi bagian dari proses pengisian jabatan strategis pada perusahaan daerah penyedia layanan air bersih. Hasil seleksi diharapkan menghasilkan kepemimpinan yang mampu mengelola perusahaan secara profesional dan mendukung keberlangsungan pelayanan kepada pelanggan. (*/IN)

Banner Pajak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *