Keunikan Tradisi Pepe-Pepeka Ri Makka: Atraksi Api yang Memukau

Keunikan Tradisi Pepe-Pepeka Ri Makka: Atraksi Api yang Memukau
UNIK. Tradisi Pepe-Pepeka Ri Makka, Atraksi Api yang Memukau. (foto:ig/@sonyalpha_id)

INSPIRASI NUSANTARA – Tari tradisional Pepe-Pepeka Ri Makka kembali menjadi sorotan dalam berbagai acara budaya di Sulawesi Selatan. Tarian yang menampilkan atraksi api ini tidak hanya menarik perhatian karena keunikannya, tetapi juga memiliki makna historis dan spiritual yang mendalam.

Dikenal sebagai bagian dari warisan budaya Makassar, Pepe-Pepeka Ri Makka masih eksis hingga kini dan sering ditampilkan dalam berbagai perayaan adat maupun pertunjukan seni. Para penari mempertontonkan aksi luar biasa dengan menyentuhkan api ke tubuh mereka tanpa mengalami luka, seolah-olah kebal terhadap panasnya api.

BACA JUGA: Tari Pakarena: Ekspresi Cinta dan Keindahan dalam Tradisi Sulsel

BACA JUGA: Menggabungkan Tradisi dan Modernitas dalam Kehidupan Sehari-Hari

Asal Usul dan Filosofi Tari Pepe-Pepeka Ri Makka

Nama “Pepe-Pepeka Ri Makka” berasal dari bahasa Makassar, di mana “pepe” berarti api, “ri” berarti di, dan “Makka” merujuk pada kota suci Mekkah. Nama ini menandakan adanya keterkaitan antara tarian ini dengan penyebaran Islam di Sulawesi Selatan pada abad ke-17.

Dalam sejarahnya, tarian ini diyakini berkaitan dengan kisah Nabi Ibrahim yang dibakar oleh Raja Namrud tetapi tetap selamat berkat perlindungan Allah. Nilai spiritual dalam tarian ini cukup kuat, mengingat gerakan-gerakan yang dilakukan oleh para penari menggambarkan keteguhan dan keberanian seseorang dalam menghadapi ujian kehidupan.

Proses Pertunjukan dan Gerakan Tari
Pepe-Pepeka Ri Makka biasanya dibawakan oleh sekelompok penari laki-laki yang terdiri dari berbagai rentang usia. Dalam pertunjukan, mereka menggunakan obor atau sumber api lainnya dan menggerakkannya ke arah tubuh mereka. Para penari menari dengan penuh energi, mengayunkan api ke tangan, kaki, bahkan wajah mereka tanpa menunjukkan tanda-tanda kesakitan.

BACA JUGA: Makna dan Tradisi Menyambut Ramadhan di Sulawesi Selatan

BACA JUGA: Gaya Hidup Ramah Lingkungan: Inspirasi dari Tradisi Bugis Makassar  

Selain aspek keberanian, tarian ini juga memiliki unsur hiburan. Beberapa gerakan tarian mengandung humor, seperti menirukan tingkah laku hewan atau ekspresi jenaka lainnya untuk mengundang tawa penonton. Hal ini menjadikan tarian tidak hanya sebagai pertunjukan spiritual, tetapi juga sebagai hiburan rakyat yang menghibur.

Perubahan dan Fungsi dalam Masyarakat
Seiring dengan perkembangan zaman, Tari Pepe-Pepeka Ri Makka mengalami beberapa perubahan dalam bentuk dan fungsinya. Awalnya, tarian ini berfungsi sebagai bagian dari ritual keagamaan dan dakwah Islam, tetapi kini lebih sering ditampilkan dalam acara-acara adat dan hiburan.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Rahayu Salam, ada penambahan dan variasi gerakan dalam tarian ini, yang mencerminkan adaptasi terhadap perkembangan zaman. Saat ini, Pepe-Pepeka Ri Makka kerap ditampilkan dalam pernikahan, khitanan, festival budaya, serta penyambutan tamu kehormatan.

Makna Budaya dan Nilai Spiritual
Tari Pepe-Pepeka Ri Makka tidak hanya tentang keberanian menantang api, tetapi juga memiliki nilai-nilai budaya dan spiritual yang tinggi.
• Simbol Keberanian dan Ketangguhan – Gerakan menantang api melambangkan keberanian menghadapi cobaan hidup.
• Semangat Gotong Royong – Tarian ini sering dibawakan secara berkelompok, mencerminkan solidaritas dalam komunitas Makassar.
• Sarana Dakwah Islam – Syair-syair yang dilantunkan dalam tarian ini mengandung pesan moral dan keagamaan, mengingatkan masyarakat akan kebesaran Tuhan.

BACA JUGA: Dari Teknik Tradisional ke Dapur Modern: Kisah Pemuda Sulsel Melestarikan Kuliner Lokal dengan Sentuhan Kreatif

BACA JUGA: Rahasia Dapur Tradisional Sulsel: Teknik Memasak yang Menghidupkan Rasa dan Tradisi  

Harapan dan Upaya Pelestarian

Sebagai bagian dari kekayaan budaya Makassar, Tari Pepe-Pepeka Ri Makka perlu terus dilestarikan agar tidak tergerus oleh modernisasi. Upaya pelestarian dapat dilakukan melalui festival budaya, pendidikan seni di sekolah, serta dokumentasi dalam media digital agar lebih dikenal oleh generasi muda.

Keunikan tari ini bukan hanya sebagai atraksi visual yang memukau, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi budaya yang kaya akan nilai-nilai sejarah, spiritual, dan sosial. Dengan adanya perhatian dari masyarakat dan pemerintah, Pepe-Pepeka Ri Makka dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan budaya Indonesia. (*/IN)

Sumber:
• Afidatul Asmar. Makna Tari Pepe-Pepeka Ri Makka dalam Tradisi Masyarakat Makassar. UIN Sunan Ampel Surabaya, 2020.
• Muhammad Musmulyadi. Pertunjukan Tari Pepe-Pepeka Ri Makka dan Perubahannya. UIN Alauddin Makassar, 2021.
• Rahayu Salam. Transformasi Tari Pepe-Pepeka Ri Makka dalam Budaya Makassar. ResearchGate, 2022.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top