MAKASSAR,inspirasinusantara.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya menghadirkan pemerataan pembangunan hingga wilayah kepulauan saat menutup rangkaian Safari Ramadan di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Pulau Barrang Lompo, Rabu (18/3/2026).
Kunjungan tersebut menjadi penegasan bahwa Pemerintah Kota Makassar tidak hanya berfokus pada wilayah daratan, tetapi juga memastikan pelayanan dan pembangunan menjangkau masyarakat di wilayah pesisir dan pulau.
“Sejak awal saya selalu tekankan bahwa pemerataan pembangunan antara daratan dan kepulauan harus berimbang,” ujar Munafri.
Dalam kunjungan itu, Munafri didampingi jajaran lengkap organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan pangan. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merespons langsung kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.
Munafri menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan untuk memastikan berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat segera ditindaklanjuti.
Ia menyoroti sejumlah sektor prioritas, di antaranya perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan layanan kesehatan dengan pemberian insentif bagi tenaga medis yang bertugas di pulau.
Di sektor ketahanan pangan, pemerintah juga diminta memastikan distribusi logistik tetap terjaga, terutama saat kondisi cuaca ekstrem yang kerap menghambat akses transportasi laut.
“Pulau ini rawan ketika ombak tinggi. Karena itu, kita harus membangun kekuatan logistik agar distribusi kebutuhan masyarakat tetap berjalan baik,” tuturnya.
Selain itu, Munafri menekankan bahwa wilayah kepulauan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintah, bukan hanya aparat setempat.
“Tidak ada perbedaan, semua masyarakat harus mendapat perhatian yang sama,” tegasnya.
Dalam bidang transportasi, Pemerintah Kota Makassar merencanakan program “pete-pete laut” berupa layanan kapal gratis dan terjadwal yang menghubungkan antar pulau. Program ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi barang dan jasa.
Sementara di sektor energi, pemerintah menargetkan penyediaan listrik 24 jam di Pulau Barrang Lompo dengan mengkaji pemanfaatan energi terbarukan seperti panel surya.
“Insya Allah paling lambat tahun depan, listrik 24 jam di Pulau Barrang Lompo bisa terealisasi,” kata Munafri optimistis.
Di bidang perlindungan sosial, Pemkot Makassar juga telah menjamin puluhan ribu warga melalui program BPJS Ketenagakerjaan, yang akan terus diperluas khususnya bagi pekerja rentan di wilayah kepulauan.
Mengakhiri kunjungannya, Munafri berharap seluruh program yang dirancang dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah hingga ke wilayah terluar Kota Makassar. (*/IN)













