MAKASSAR, inspirasinusantara.id — Pemerintah Kota Makassar mulai mengimplementasikan program percontohan (piloting) Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) melalui pendataan warga secara langsung dari rumah ke rumah. Langkah ini dilakukan untuk memperbarui data penerima bantuan sosial agar penyalurannya lebih tepat sasaran, transparan, dan berbasis data yang mutakhir.
Pendataan dilakukan oleh Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) Dinas Sosial Kota Makassar yang sebelumnya telah mengikuti Bimbingan Teknis Training of Trainers (ToT) sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program.
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, turun langsung memantau pelaksanaan pendataan sekaligus memastikan Agen Perlinsos menjalankan proses pengumpulan data di lapangan.
Menurut Andi Bukti, piloting Digitalisasi Bansos menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sistem penyaluran bantuan sosial melalui data yang lebih akurat.
“Piloting Digitalisasi Bansos ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam memastikan penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran, transparan, dan berbasis data yang mutakhir,” ujar Andi Bukti Djufrie.
Ia menjelaskan, setelah mengikuti bimbingan teknis, Agen Perlinsos Dinas Sosial Makassar mulai melakukan pendataan warga secara masif dengan metode door to door.
“Agen Perlinsos Dinas Sosial sejak dilakukan bimtek telah masif melakukan pendataan warga secara door to door,” kata Andi Bukti.
Melalui mekanisme tersebut, pemerintah berharap data penerima bantuan sosial dapat terus diperbarui sesuai kondisi di lapangan. Pemutakhiran data dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung penyaluran bantuan sosial yang lebih akurat serta meningkatkan transparansi dalam pengelolaannya.
Program ini sekaligus menjadi tahap awal implementasi Digitalisasi Bansos di Kota Makassar, dengan pendataan lapangan sebagai dasar penyusunan basis data penerima manfaat yang lebih mutakhir. (sal/IN)














